
Usai menghajar Persijap Jepara dengan skor telak tanpa balas 3-0, pelatih Arema Indonesia Robert Albert terlihat banyak mengumbar senyum.
Namun, saat ditemui dalam sesi konfrensi pers usai anak asuhnya memenangi laga perdana Piala Indonesia 2010, Kamis (15/04/2010) di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Robert menilai jika kemenangan ini adalah murni karena permainan tim tanpa bantuan siapapun. "Tidak ada konspirasi dalam kemenangan ini. Terima kasih buat Persijap. Mereka bermain cukup bagus hari ini," ungkap Meneer Robert dihadapan para jurnalis.
Menurut Robert, banyaknya kabar yang menyudutkan jika kemenangan demi kemenangan yang diraih anak asuhnya sudah direkayasa, hal itu tidak mendasar dan sangat menyakitkan. Padahal, kemenangan Arema adalah kerja keras para pemain yang memang punya motivasi dan mental bertanding bagus. Hal itu juga ditambah, jika lawan-lawan Arema, selalu memuji jika tim berjuluk Singo Edan tersebut, adalah tim bagus dan calon juara.
"Arema tim bagus dan kuat. Kerjasama dan gaya permainan tim ini sangat dominan. Wajar kalau Arema memang difavoritkan sebagai tim calon juara," kata Junaidi, pelatih Kepala Persijap yang memuji jika permainan kolektif Singo Edan sangat bagus.
Dijelaskan Robert, setiap kali menatap pertandingan, dirinya sudah meminta para pemainnya agar bisa bermain lepas. Dan kunci kemenangan yang diraih dalam sepakbola belakangan ini, karena anak asuhnya bermain sabar dan disipilin dalam menguasai lapangan selama pertandingan berlangsung.
"Petang ini kita bisa menang karena permainan anak-anak lebih sabar. Sengaja kami menginstruksikan dua pemain yakni Eseteban dan Njanka untuk membimbing rekan-rekannya agar sabar dalam setiap kesempata bertanding," terangnya.
Robert juga menambahkan, meski pada pertandingan perdana ini tempo yang dimainkan anak asuhnya cenderung lambat dan santai, ia tetap memuji performa beberapa pemain muda yang dimiliknya. Meski beberapa pemain muda seperti Dendi Santoso, Rahmad Afandi dan Roni Firmansyah jarang diturunkan, mereka sudah menjawab keraguan pelatih dengan bermain cukup gemilang. Bahkan, Firmansyah, pemain yang baru tampil perdana kala dimainkan hari ini, memberikan satu asisst terjadinya gol ketiga singo edan dimenit akhir babak kedua.
"Firmansyah bermain cukup bagus. Sengaja kami berikan dia porsi bermain agar merasakan atmosfir pertandingan. Lebih dari itu, agar dirinya punya mental bertanding yang bagus pula," kata Robert.
Meski masih menyisakan dua pertandingan lagi melawan Deltras Sidoarjo dan Mojokerto Putra, Arema Indonesia mematok maju ke babak selanjutnya. "Target selanjutnya, harus bisa menjadi juara grup atau runner up grup," tambah Meneer berkebangsaan Inggris itu. [yog/kun]
