
Lantaran lebih fokus pada pertandingan menghadapi Persipura Jayapura, Sabtu (24/4) mendatang, pelatih Arema Robert Alberts memilih untuk melakukan rotasi dengan menurunkan pemain yang selama ini duduk di bangku cadangan.
Bahkan pelatih asal Belanda ini memastikan Arema bakal tampil dengan kekuatan pemain lokalnya saat menjamu Mojokerto Putra di Satdion Kanjuruhan sore ini . Laga terakhir di grup E ini bakal menjadi pembuktian pemain-pemain lokal Singo Edan.
“Besok (sore ini) kita akan full turunkan pemain lokal, termasuk kita akan coba mainkan dua pemain junior, Sunarto dan Firmansyah sejak menit awal,” ungkap Robert usai memimpin latihan di lapangan Futsal Champions kemarin sore.
Pada latihan tersebut, Robert sengaja membagi pemainnya jadi dua tim dengan dua lapangan yang berbeda. Tim pertama ditangani Robert langsung, dengan komposisi pemain inti yang bakal dipersipakan untuk laga Arema lawan Persipura.
Satu tim lagi dengan formasi pemain cadangan, tanpa pemain asing, ditangani asisten pelatih Arema, Liestiadi. Diprediksikan, komposisi pemain yang dilatih Liestiadi inilah yang dipersiapkan Arema untuk menghadapi MP.
“Misi untuk pertandingan besok sore adalah memantau perkembangan pemain yang selama ini jarang main. Khususnya pemain U-21, akan kita lihat performa terbaik mereka untuk peluang tampil di laga berikutnya,” terang Robert.
“Kalau mereka bisa tampil bagus, berpeluang untuk gabung di tim senior musim depan. Jadi pada pertandingan besok, saya sengaja memberi kesempatan pemain muda ini, karena kita lebih fokus ke Persipura,” sambungnya.
Pemilihan komposisi pemain muda ini bukan tanpa alasan. Robert tak mau ambil risiko dengan menurunkan pemain inti, karena dikhawatirkan mengalami cedera yang itu bisa merugikan Arema saat dijamu Persipura nanti.
Selain itu, kalah atau menang pada laga sore ini sudah tak berpengaruh lagi, kecuali penentuan juara grup. Apalagi pada babak 16 besar nanti, menurut rencana akan dilakukan drawing ulang, tanpa melihat hasil pada babak 32 besar.
Pantas jika Robert memilih untuk menurunkan pemain cadangannya, termasuk menyiapkan Purwaka Yudhi yang lama absen. Stoper asal Sidoarjo ini kemungkinan bakal berduet dengan Waluyo di jantung pertahanan Arema.
Pada posisi bek sayap ada Hermawan di kiri dan Juan Revi di kanan. Berikutnya di tengah diprediksikan bakal diperkuat Jalaludin Main, Tomy Pranata, Sunarto dan Firmansyah. Sedangan dua ujung tombak Arema tampaknya bakal dipercayakan pada Dendy Santoso dan Rahmad Afandi.
Sementara itu Bermodal dua kemenangan sebelumnya, Arema akan menjamu tim Divisi Utama, Mojokerto Putra (MP) pada pertandingan terakhir babak 32 besar untuk grup E di stadion Kanjuruhan, pukul 15.30 WIB sore ini.
Tak hanya Arema, MP pun memiliki modal dua kemenangan di laga sebelumnya. Dua tim yang menggengam tiket lolos ke babak 16 besar setelah sama-sama mengalahkan Deltras Sidoarjo dan Persijap Jepara ini akan bertarung menentukan juara grup E.
Singo Edan yang unggul dalam selisih gol hanya butuh hasil imbang untuk memastikan lolos dengan status juara grup. Namun demikian, tim Arema tetap akan tampil ngotot untuk mencatat kemenangan ketiga di kandangnya. “Ya, Arema Indonesia besok akan tampil ngotot untuk menjuarai grup E, sekaligus sebagai persiapan menjalani laga away lawan Persipura. Kehadiran rekan-rekan Aremania di stadion Kanjuruhan sangat dibutuhkan sebagai bentuk dedikasi kepada Arema, sekaligus untuk memberi pemasukan bagi Arema,” ungkap Manajer Media Officer Arema, Sudarmaji, kemarin sore.
Meski bakal tampil ngotot, Arema tampaknya tak akan meladeni MP dengan skuad terbaiknya. Tim asuhan Robert Alberts ini memilih bermain aman dengan menyimpan pemain intinya, demi laga yang lebih penting saat menghadapi Persipura Jayapura, Sabtu (24/4) depan.
“Untuk pertandingan besok, saya tidak akan membebankan target apa pun, tapi sebagai pelatih atau sebagai pemain, tentunya ingin meraih kemenangan. Saya harap itu menjadi keinginan masing-masing pemain di pertandingan besok,” ungkap Robert usai latihan di lapangan futsal Champions.
Ditambahkan bahwa setiap pemain pasti memiliki keinginan pribadi untuk menang, apalagi ini gengsi antara tim Divisi Utama dan tim Liga Super. ‘’Untuk itu, semua pemain siap tampil, tapi pada pertandingan besok (sore ini,red) saya akan turunkan pemain cadangan karena kita lebih fokus lawan Persipura,” lanjutnya.
Pelatih asal Belanda ini memastikan tak akan menurunkan formasi terbaiknya, lantaran target Arema untuk lolos kebabak 16 besar sudah terpenuhi. Meski di kubu MP sendiri sangat berambisi untuk mengalahkan Arema, sekaligus memimpin klasemen akhir grup E.“Kalau saya sebagai tim MP, saya juga akan lakukan hal sama, tapi saya pastikan Arema akan bermain tanpa beban, justru jika kita bermain tanpa beban, saya yakin pemain bisa menunjukkan permainan terbaiknya, kita harus lupakan ego, demi pertandingan di Jayapura,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia juga mengakui bahwa MP adalah tim yang bagus. Terbukti mereka bisa mengalahkan tim Liga Super, Persijap dan mengalahkan tim yang berpeluang lolos ke Liga Super, Deltras. ‘’Tapi yang penting buat Arema adalah bermain bagus dan raih kemenangan,” yakin Roberts.
Sementara itu, pelatih MP, Suwandi HS mengaku tak mempermasalahkan formasi tim cadangan yang bakal diturunkan Arema. Menurutnya, tim asuhannya akan tetap tampil ngotot dan penuh semangat seperti ciri khas permainan MP selama ini.
“Yang penting kita akan beri perlawanan yang terbaik saat menghadapi Arema besok, kita akan tetap tampil fight. Peluang juara grup untuk kita tetap terbuka, kita lihat situasi besok, siap yang bisa memaksimalkan peluang juara grup,” terang Suwandi.
Pelatih ramah ini menilai Arema tim bagus, meski mereka menurunkan pemain cadangannya, kualitas mereka tak beda jauh.‘’Kita sudah siapkan antisipasinya. Kalau kita bisa tampil disiplin, konsentrasi dan sabar, Insya Allah dapat hasil poin,” tutupnya.
