
Raihan tiga poin penuh tidak boleh ditawar-tawar lagi bagi Arema Indonesia saat dijamu Persiswa Wamena di Stadion Pendidikan Wamena, Minggu (11/4) malam ini. Jauh-jauh ke tanah Papua, Pelatih Arema Indonesia Albert Robert tetap optimis timnya mampu memecahkan rekor fantastis yang diraih tim berjuluk Badai Pegunugan itu, Yakni, merupakan tim tak terkalahkan di kandangnya sendiri.
''Arema akan memecahkan rekor Persiwa,'' tegas Robert penuh percaya diri.Di laga yang akan dilakoni nanti, mantan pemain Ajax Amsterdam ini tetap mempercayahkan Noh Alam Shah sebagai striker tunggal di depan. Di belakangnya, Chmelo Roman yang diharapkan sering muncul untuk menambah daya gedor.
Hal ini terlihat dalam sesi coba lapangan di Stadion Pendidikan, kemarin sore. Dalam latihan tersebut, Robert sudah merancang serangan maupun pertahanan. Di belakang, Robert tetap akan mempercayakan Pierre Njanka, dan Irfan Raditya sebagai pilihan utama.
Sedangkan di sayap, pilihan jatuh pada M Ridhuan dan M Fakhrudin. Keduanya dalam latihan didriil memberikan umpan-umpan slang menusuk jatung pertahanan lawan.Hanya saja kendala besar akan menghadang ambisi Singo Edan dipertandingan nanti. Pasal, kondisi lapangan yang sangat jelek dan tidak layak harus digunakan.
''Kita tidak bisa bermain cantik karena kondisi lapangan yang jelek. Kita realistis saja dengan kondisi seperti ini. Memang susah, tetapi kita tetap berusaha. Arema harus bisa menang dan akan memecahkan rekor Persiwa,'' kata Robert penuh optimis.
Sementara itu dari kubu Persiwa tak gentar sedikit pun menghadapi calon juara Indonesia Super Legaue (ISL) Arema Indonesia. Tim berjuluk Badai Pegunungan Tengah ini, ingin Singo Edan pulang ke Malang dengan tanpa hasil seperti tim-tim ISL lainnya yang bertanding di Wamena. Perolehan hasil maksimal telah dicanangkan pelatih Persiwa Zaenal Abidin kepada para pemainnya.
Persiwa pun berjanji akan terus menyerang sepanjang pertandingan. Duet striker Edy Foday Bokay dan Pieter Romaropen diharapkan bisa mengobrak-abrik pertahanan Singo Edan.''Kita akan tampil menyerang untuk meraih kemenangan 'Kita sudap siap menjamu Arema dan akan berusaha mendapatkan poin penuh. Meski posisi Persiwa sudah aman dari zona degradasi,'' jelas Zaenal Abidin kepada wartawan seusai latihan pagi kemarin.
Apalagi, menurut mantan pelatih Persita Tanggerang itu Persiwa kini sedang butuh poin sebanyak-banyaknya untuk bisa masuk posisi lima besar hingga akhir kompetisi. Salah satu cara untuk meraih targetnya tersebut, Persiwa harus menang di kandang seluruhnya. Termasuk malam ini menjamu Singo Edan.
Zaenal mengakui, Arema di musim ini tampil cukup bagus dan terbukti posisinya jauh meningalkan lawan-lawannya di klasemen sementara ISL.
Bagi Zaenal, menundukkan Arema Indonesia tidaklah gampang. Dari segi materi pemain, Zaenal mengaku Arema dihuni pemain-pemain berkualitas dan memiliki motivasi yang tinggi.
''Hampir di semua lini Arema memiliki pemain bagus. Seperti Noh Alam Shan, Fakrhudin, M Ridhuan. Kekuatan mereka merata,'' katanya.
Dipertandingan nanti malam, Zaenal juga meminta pelatih Arema Indonesia Robert Albert untuk tidak khawatir bermain di Wamena seperti kasus pengeroyokan kepada pemain Persisam Samarinda beberapa waktu lalu. Menurutnya pengeroyokan yang terjadi saat itu akibat ulah dari tim lawan yang memancing emosi tuan rumah.
Emosi penonton saat itu memuncak setelah salah satu pemain asing Persisam memegang kepada Manajer Persiwa John Benua. Padahal Pak John panggilan akrabnya merupakan orang yang dihormati di Papua. Selain aktif di sepak bola, John juga menjabat wakil bupati Wamena.
Sementara itu di sesi latihan kemarin, Persiwa hanya latihan ringa. Pasca menjalani laga home AFC Cup melawan AA South China di Stadion Gajayana Malang, pemainnya sengaja tidak diberi latihan cukup berat. Pemain hanya melakukan pemanasan dengan berlari keliling lapangan dilanjutkan latihan passing.Sebelum latihan usai, pemain didrill melakukan shooting dari jarak jauh.''Kita sebenarnya dalam kondisi kelelahan karena jadwalnya padat. Selain main di ISL kita juga main di AFC Cup,'' katanya.(jon/nug)
