
Peluang juara yang sudah habis di Djarum Indonesia Super League membuat Persija Jakarta mengalihkan targetnya di Piala Indonesia. Di ajang yang musim lalu bernama Copa Indonesia ini, tim berjuluk Macan Kemayoran itu mamatok target juara.
“Kita menargetkan juara di Piala Indonesia. Pelatih Benny Dolo dibebani target membawa Persija juara di ajang ini. Sebab kami sudah tidak berpeluang lagi juara di Liga Super,” kata Asisten Manajer Persija, Ferry Indrasjarief, kepada wartawan di kantor PSSI, Senin (12/4).
Sampai 27 pertandingan yang mereka lakoni di Liga Super, Persija masih terpaku di posisi ke-10 papan klasemen sementara. Bambang Pamungkas dan kawan-kawannya baru mengemas 37 poin, tertinggal 23 poin dari Arema Indonesia yang bertahta di puncak klasemen dengan 60 poin.
Perolehan poin Persija mulai seret semenjak mereka divonis kalah 0-3 dari Persiwa Wamena karena gagal menyelenggarakan pertandingan di pekan kedua bulan Maret lalu. Dalam pertandingan-pertandingan tandangnya akhir-akhir ini, Persija terus menerus gagal membawa pulang poin penuh. Akibatnya mereka gagal menyaingi Arema, Persipura Jayapura, Pesiba Balikpapan, dan Persib Bandung yang meghuni papan atas klasemen.
Saat ditanya wartawan apakah juara Liga Super musim ini sudah disetting untuk Arema, sebagaimana diteriakkan para suporter dalam demonstrasi di kantor PSSI pekan lalu, Ferry enggan menanggapinya. “Teman-teman lebih tahu hal-hal seperti itu,” ujarnya.
Pelatih Persija, Benny Dolo, bahkan menegaskan bahwa Arema pasti akan juara di musim ini. “Bagaimana mungkin mereka bisa menang di Wamena (melawan Persiwa) sementara tim-tim lain tak ada yang bisa menang di sana,” katanya.
Piala Indonesia, menurut Benny, akan menjadi kesempatan bagi tim-tim sakit hati, seperti Persija, Persib, Sriwijaya FC, dan Persipura. Oleh karena itu Persija akan berusaha tampil lebih baik di Piala Indonesia. “Lagi pula kalau bisa menang, saya akan menjadi pelatih pertama yang menang tiga kali di Piala Indonesia (dua di antaranya dengan Arema),” lanjutnya.
Persija akan bergabung di Grup B bersama tuan rumah Persela Lamongan, Persiba Bantul, dan Persikab Kabupaten Bandung. Babak grup yang akan berlangsung 14-23 April ini akan dimanfaatkan Persija untuk membuktikan kualitasnya sebagai tim besar di Indonesia. Mereka yakin bisa lolos ke babak selanjutnya.
Persija, menurut Ferry, akan mewaspadai Persela sebagai tuan rumah dan Persiba Bantul, tim yang bermain di Divisi Utama. “Persela akan kami anggap pesaing tangguh karena bertindak sebagai tuan rumah. Sedang Persiba Bantul merupakan tim yang bagus meski bermain di Liga Joss,” ungkap Ferry.
Di ajang ini, Persija belum pernah menjadi juara. Prestasi terbaik mereka adalah menjadi finalis pada musim 2005/2006. Saat itu mereka takluk dari Arema di pertandingan final.
ARIS M
