Share |

Manajer Persebaya Siap Buka-Bukaan Kepada Satgas Antisuap


Manajer Persebaya Surabaya Saleh Ismail Mukadar akan memenuhi panggilan Satuan Tugas Antisuap PSSI pada Kamis (15/4) mendatang. Pemanggilan Saleh terkait dengan pernyataannya di sejumlah media massa tentang adanya praktik suap di tubuh PSSI. "Surat panggilannya sudah saya terima, dan saya siap diklarifikasi," kata Saleh kepada wartawan Senin (12/4).

Rencananya, Saleh akan didampingi oleh Ketua Harian Persebaya Cholid Goromah serta anggota Komisi Disiplin klub tersebut Syaifuddin dan Muhammad Sholeh. Saleh juga mengajak mantan manajer Persekabpas Pasuruan Abubakar Asegaf dan mantan manajer Persikapro Probolinggo Hengky Widodo.

Saleh menyatakan, dirinya siap buka-bukaan di depan Satgas Antisuap. Namun ia akan melihat keseriusan Satgas dalam menindaklanjuti laporannya. Jika Saleh menilai Satgas tidak serius, dia akan mengurungkan niatnya untuk buka-bukaan. "Percuma saya ngomong banyak kalau tidak ada tindaklanjutnya," ujar Saleh.

Meski demikian bukan berarti Saleh tak punya bukti. Dia menyatakan akan membawa bukti praktik pungutan liar yang dilakukan oleh Komisi Banding PSSI kepada Persebaya. Pungutan tak resmi itu dilakukan Komisi saat Persebaya mengajukan banding atas hukuman yang diterima akibat adanya kericuhan dalam menjamu Arema Malang.

Menurut Saleh, Persebaya masih dimintai dana tambahan Rp 2 juta oleh staf administari Komisi Disiplin di luar biaya resmi Rp 10 juta. Bila uang pelicin itu tidak diberikan, staf administrasi itu tidak mau memberikan bukti pembayaran sebagai syarat banding. "Kami punya bukti kwitansi pungutan itu," ucap Saleh.

Saleh berharap momentum ini dipakai PSSI untuk memberantas praktek suap guna memperbaiki mutu persepakbolaan nasional. Sebab, kata Saleh, sebenarnya keluhan soal adanya suap itu juga diutarakan oleh klub-klub lain. Namun, menurut dia, PSSI tidak segera mengambil tindakan.

Saleh mengakui bukan perkara gampang membuktikan adanya praktek suap. Dia menganalogikan masalah ini seperti bau kentut yang tak jelas asal-usulnya. "Kecuali yang kentut mengaku," kata Saleh. KUKUH S WIBOWO.
Share on Google Plus

About 12paz