
Harapan pelatih Arema, Robert Albert untuk mendapatkan wasit yang netral saat dijamu Persipura, kemarin sore tak bisa terpenuhi. Pelatih asal Belanda ini menyesalkan kepemimpinan wasit asal Bandung, Aeng Suarlan.
Robert menilai wasit terlalu memihak kepada tuan rumah dan tidak tegas dalam memimpin pertandingan. Salah satu insiden yang dinilainya fatal adalah saat Ridhuan disikut Bio Paulin pada menit 59, wasit hanya memberi kartu kuning.
“Mental wasit pada pertandingan sore ini kurang kuat, sehingga dia lebih banyak menguntungkan tuan rumah. Seperti apa yang dilakukan Bio Paulin harusnya itu diganjar kartu merah,” sesal Robert usai pertandingan.
Robert menilai, wasit sudah dalam kondisi tertekan saat memimpin pertandingan kemarin sehingga lebih banyak memberi keuntungan Persipura. Sedikit-banyak, dengan kempimpinan wasit yang merugikan Arema ini membuat kondisi pemain down.
Bukan hanya soal wasit, perlakukan suporter Persipura sejak tim Arema masuk ke stadion sudah tidak sportif. Mulai dicaci maki dengan kata umpatan, sampai dilempari dengan air minum dalam botol dan benda-benda asing lainnya.
Bahkan saat pertandingan berjalan, pemain Arema juga jadi sasaran lemparan. Salah satu pemain yang merasakan lemparan itu adalah Pierre Njanka saat berusaha mengamankan bola di sudut kiri pertahanan Arema.
Kapten tim Arema ini pun sempat terkapar beberapa saat setelah terkena lemparan. Bench tim Arema pun selalu menjadi sasaran lemparan penonton, bahkan justru saat tim Persipura usai mencetak gol.
Puncaknya di pertengahan babak kedua, sebuah botol bir melayang di bench pemain Arema dan nyaris mengenai Robert. Lalu botol tersebut diambil Robert, dan dilemparkannya ke tengah lapangan, untuk bisa diketahui pengawas pertandingan.
“Saya tidak mempersoalkan kekalahan Arema, tapi saya protes atas perlakukan suporter dan official yang justru menyuruh suporter melempari tim Arema. Satu botol bir nyaris mengenai wajah saya,” sebut Robert pada wartawan saat jumpa pers, kemarin sore.
Anehnya dalam laporan pertandingan tertulis, suporter tuan rumah telah berlaku sportif. Kenyataan inilah yang sulit diterima Robert, meski secara keseluruhan pihaknya tidak akan memperotes kemenangan Persipura itu. (bua/jon)
