TIDAK beruntung dan jauh dari konsisten menjadi penyebab kekalahan Sriwijaya FC dari tamunya Bontang FC di Stadion Gelora Jakabaring, Minggu (7/3). Bahkan Laskar Wong Kito tidak mampu menyelesaikan peluang matang, ketika penalti Obiora ditepis kiper Bontang, Ade Mochtar.
Tak pelak, fans dan pendukung SFC menyalahkan pemain berjuluk Obigol ini. Bahkan kegagalannya dihubung-hubungkan dengan menurunkan permainan Zah Rahan Cs di menit-menit berikutnya. Sehingga tidak mampu membuat tambahan gol hingga pertandingan berakhir. Para pemain juga kerap melakukan beberapa kesalahan.
"Anak-anak bermain bagus, namun kemudian banyak melakukan kesalahan terutama dalam hal passing. Selain itu ketidakberuntungan juga menjadi faktor. Bahkan satu peluang penalti kita dapatkan, tetapi Obiora gagal," ujar RD.
Namun menurut RD, secara umum ia tidak ingin menilai permainan para pemainnya perorangan. Terkait dengan Obiora, Cekmad sapaannya meminta agar tidak menyalahkan pemainnya. Sebab ia lebih melihat permainan secara tim. Selain itu, dalam pertandingan kemarin, Obiora memang ditunjuk sebagai algojo Penalti.
Pelatih kelahiran Metro Lampung ini menambahkan, biasanya Kayamba yang mengambil tendangan Penalti. Tetapi karena dia gagal pada saat menghadapi Persij Jakarta lalu, maka ditunjuk Obiora.
"Sebenarnya penendang lain adalah Rahmat Rivai, tetapi dia belum turun saat pertandingan berlangsung, jadi jangan salahkan Obiora," kata RD.
Dalam pertandingan kemarin, Obigol julukannya tampil menawan sejak menit-menit awal. Bahkan pemain bertinggi 185 cm ini mampu memberikan asisst matang kepada Pavel Solomin untuk mencetak gol. Namun kegagalannnya sebagai eksekutor penalti membuat banyak orang menumpukan kesalahan kepadanya.
Sebenarnya, jika dalam top performanya, Obiora menjadi kunci sukses permainan SFC. Permainan taktis dengan sedikit dribelnya mengelabui bek-bek lawan. Pergerakannya pun mampu membuka ruang bagi striker lainnya mencetak gol.
Kalau dilihat dari statistik penampilan Obiora sebenarnya tidak lah mengecewakan. Dengan posisi aslinya sebagai gelandang sayap, ketika didorongkan sebagai penyerang ia mampu mejalankan tugas dengan maksimal. Bahkan total 11 dari 25 gol SFC berasal dari umpan-umpan pemain asal Nigeria ini.

