
Kiper cadangan persipura Ferdiansyah awalnya tak menduga jika ia akhirnya ditunjuk untuk menjadi kipper utama saat Persipura menantan Kashima Antlers di Jepang beberapa hari lalu. Maklumlah selama ini nama pria asal Malang tersebut selalu dibawah bayang-bayang Jandry Pitoy.
Namun usaha keras dan keseriusan yang ditunjukkan selama ini akhirnya berbuah, ia ditunjuk untuk berdiri dibawah mistar menjadi palang pintu terakhir Persipura. Hanya meski kalah, ada hal positif yang dipetiknya yakni mental tanding yang terbentuk. Ferdiansyah sendiri baru tahu jika ia akan diplot menjadi penjaga gawang utama oleh rekannya Jandry Pitoy. “Tahunya malah dari Jandry usai latihan, dia bilang saya yang akan dimajukan dan untungnya karena termotivasi untuk berbuat yang terbaik sehingga saya berusaha tampil tanpa beban sedikitpun,” akunya.
Penampilan Ferdiansyah memang tak buruk-buruk amat meski harus memungut 5 bola dari gawangnya apalagi lawan yang dihadapi adalah tim sebelumnya mengalahkan Jeonbuk Hyundai Motors, tim yang juga mempermalukan Persipura 4-1 di kandang, Gelora Bung Karno awal kompetisi lalu.
“Saya memang tak menyangka karena selama ini saya selalu disimpan, tetapi sekali diurunkan langsung ditingkat asia yang lawannya juga berat, saya bersyukur bisa mendapat kepercayaan itu dan tentunya dukungan semua teman-teman,” bilang Ferdiansyah.
Dengan satu kejutan tersebut pria kelahiran 1983 ini mengaku semakin termotifasi untuk berbuat lebih bagi tim, bagaimanapun juga Ferdiansyah merasa ada beban dan tanggung jawab yang dipikul harus bersama untuk mengangkat nama Persipura kembali. Sebelumnya tidak cuma Jandry yang sengaja disimpan oleh pelatih Jacksen F Tiago tetapi sang kapten, Eduard Ivakdalam dan Albertho Goncalves. Meski hanya mengandalkan ketajaman Boaz dan Tinus Pae, dari rekaman pertandingan yang disiarkan ternyata keduanya cukup mampu memberi ancaman kepada penjaga gawang Kashima, kendati tetap tak terjadi gol.
“Memang semakin berat langkah kami untuk lolos karenanya tim kembali termotivasi untuk kembali tahun depan jika kompetisi domestik bisa kami menangkan,” tegas Jacksen. (ade/wen)
