
DARI delapan laga yang sudah dimainkannya di Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010, Persib Bandung sudah empat kali melakoni partai tandang. Hasilnya, semua sudah tahu, Eka Ramdani dkk selalu pulang dengan membawa kekalahan.
Setelah dikalahkan Persiba Balikpapan 0-2 di Stadion Persiba (Sabtu, 10/10) dan dibekap PSM Makassar 1-2 di Stadion Andi Mattalata (Rabu, 14/10), Persib kembali pulang dengan tangan hampa usai dikalahkan Persipura Jayapura 0-1 di Stadion Andi Mattalatta Makassar (Minggu, 29/11) dan Persiwa Wamena 0-2 di Stadion Pendidikan Wamena (Rabu, 2/12).
Pada Sabtu (12/12), Persib akan melakoni laga tandang kelimanya melawan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang. Meski dinilai cukup berat, Persib berharap bisa memecahkan kebuntuannya dengan meraih poin pertamanya di kandang lawan.
Setidaknya, harapan untuk pulang membawa minimal satu poin itu sempat dilontarkan pelatih Persib, Jaya Hartono, menjelang keberangkatan ke Palembang, Kamis (10/12). "Target kita minimal bisa menahan Sriwijaya FC. Saya sangat berharap, kita bisa meraih poin pertama di laga tandang," kata Jaya.
Meski cuma satu poin, target itu harus diperjuangkan ekstrakeras. Sebab, dalam empat laga kandangnya, Sriwijaya FC mencatat hasil sempurna. Di kandangnya, tim berjuluk "Laskar Wong Kito" itu melumat Persitara Jakarta Utara 3-2, Pelita Jaya 3-1, Persijap 4-0, dan terakhir Persela 2-1.
Pelatih Persib Bandung, Jaya Hartono, menjanjikan rotasi pemain saat menghadapi Sriwijaya FC pada laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010, di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang, Sabtu (12/12). Menurutnya, hal itu harus dilakukannya karena hampir seluruh pemain utama dilanda kelelahan hebat, setelah melakoni enam laga beruntun sejak pertengahan November lalu.
"Hampir seluruh pemain dilanda kelelahan. Anda lihat sendiri ketika lawan Persijap. Gerakan pemain sudah tidak eksplosif lagi," kata Jaya di Mes Persib, menjelang keberangkatan ke Palembang, Kamis (10/12).
Dari deretan pemain yang secara reguler selalu diturunkannya dalam 8 pertandingan awal LSI 2009/2010, Jaya sempat menyebutkan nama Nova Arianto, Suchao Nuchnum, dan Eka Ramdani yang paling terlihat menurun kondisi staminanya. "Nova cedera karena kelehanan hebat yang dialaminya. Gerakan Eka dan Suchao juga sudah tidak eksplosif lagi," tegasnya.
Kecuali Nova yang sudah dipastikan absen dan posisinya digantikan Edi Hafid Murtado atau Aji Nurpijal, Jaya tidak menyebutkan apakah Eka dan Suchao termasuk pemain yang bakal diistirahatkan pada saat lawan Sriwijaya FC. "Yang pasti, kemungkinan besar saya akan melakukan rotasi di beberapa posisi," kata pelatih yang mengantarkan Persik Kediri menjuarai Liga Indonesia (LI) IX/2003 ini.
Ketika ditanya soal moral dan semangat bertanding pasukannya, Jaya mengatakan, meski dalam kondisi kelelahan, motivasi dan kepercayaan diri para pemain dalam kondisi meningkat. Posisi Persib yang mulai merangsek ke papan tengah, menyusul dua kemenangan kandang atas Persela dan Persijap, diharapkan semakin mendongkrak moral bertanding anak asuhnya.
"Setelah Persib naik ke papan tengah, saya harapkan kepercayaan diri para pemain terus meningkat. Saya percaya, motivasi dan kepercayaan diri para pemain bisa menutupi kelelahan fisik yang mereka alami saat ini," ujarnya.
Sementara itu Wing kanan Sriwijaya FC (SFC) Arif Suyono harus kembali absen. Itu ketika tim berjuluk Laskar Wong Kito bakal menghadapi Persib Bandung laga ke-9 Djarum Indonmesia Super League (DISL) edisi II (12/12) nanti. Sebab, pemain kelahiran Batu, Malang 3 Januari 1984 ini, mendapat hukuman akumulasi kartu kuning.
Keceng (julukan Arif Syuyono) mendapatkan kartu kuning pertama saat laga Sriwijaya kontra Pelita Jaya (24/11) lalu pada menit 88. Kemudian kartu kunig kedua didapat pada pertandingan Sriwijaya lawan Persela Lamongan kemarin (9/12) pada menit ke-73.
Mantan pemain Arema ini, sebelumnya sempat terkena hukuman tampil lantaran mendapatkan hukuman akumulasi kartu merah saat melawan Persiba Balikpapan (14/10) lalu. Kemudian Keceng harus absen saat Sriwijaya menjamu Persitara (2/12) lalu. ”Kami sudah bermain dengan hati-hati,” kata wing Sriwijaya FC Arif Suyono kepada wartawan, kemarin.
Sementara itu, coach Sriwijaya FC Rahmad Darmawan menambahkan, pada setiap laga Arif selalu bermain maksimal. Kontribusinya terhadap tim jelas terlihat. Untuk itu, absenya Arif sedikit berpengaruh terhadap kinerja lini tengah.
Beruntung tim berjuluk Laskar Wong Kito ini, memiliki beberapa pemain yang mampu menempati posisi wing kanan. Di antaranya, M Nasuha, Mustofa Aji, Obiora dan Kayamba Gumbs. Untuk itu, RD tidak terlalu pusing untuk menggantikan pos yang bakal ditinggalkan Arif pada laga nanti.
”Nasuha bisa bermain di beberapa posisi dengan cukup baik. Termasuk, di posisi wing kanan. Kami lihat saat mengahadapi Persitara (21/11) lalu Nasuha bisa bermain dengan sangat maksimal bahkan sanggup mencetak satu gol. Alternatif lain kami juga masih punya Mustafa Aji yang belum pernah kami mainkan di laga kandang,” timpal Rahmad Darmawan.
