Share |

Sriwijaya FC vs Persela : Minus Zada


Persela Lamongan tetap optimistis menghadapi Sriwijaya FC (SFC) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan, Rabu (9/12), meskipun tanpa "sang pengatur serangan" Martin Zada yang absen karena akumulasi kartu kuning.

Pelatih Persela Lamongan Widodo Cahyono Putra mengatakan di Palembang, Selasa, keadaan ini tidak berpengaruh signifikan pada kekuatan timnya.

"Akan ada sedikit pengaruh dengan tidak adanya Zada, tapi tidak banyak, karena saya selalu membiasakan tim dengan tidak ada pemain bintang. Semua pemain sama dan harus siap diturunkan kapan saja," ujar Widodo.

Dia menambahkan, beberapa pemain tengah Persela Lamongan lainnya, seperti Gangga Mudana dan Dhanu Rosadhe, dapat diandalkan untuk mengantikan posisi Zada.

Martin Zada sejauh ini telah menunjukkan kemampuannya menjadi roh permainan Persela.

Pemain berdarah Brasil ini tak hanya piwai mengumpan dan membuka ruang bagi para penyerang Persela, tapi juga terbukti memiliki kemampuan mencetak gol.

Selain Zada, lini tengah Persela juga tak akan diperkuat Tommy Rifka, juga karena akumulasi kartu.

Meski tak akan diperkuat para gelandang intinya, tak mengurungkan niat Persela untuk meraih poin di kandang Laskar "Wong Kito".

"Kalau ditanya mengenai target, jelas kami ingin menang. Tapi, kami juga harus realistis, siapa lawan yang dihadapi. Meraih satu poin (imbang-red) saja sudah hasil yang luar biasa, apalagi jika menang," ujar pria kelahiran Cilacap, 8 November 1970 ini.

Dia pun, mewaspadai kebangkitan SFC di beberapa pertandingan terakhir dengan meraih dua kemenangan beruntun atas Persipura dan Persijap, setelah sempat terseok-seok di awal musim.

?Sebagai tim besar, Sriwijaya telah kembali ke jalur persaingan merebut juara. Tapi sebuah tim bagus pasti punya celah, tidak ada tim yang sempurna, dan celah ini yang kami manfaatkan,? ujar dia.

Rekor tak terkalahkan Persela Lamongan baru saja dipecahkan Persib Bandung hari Minggu lalu. Namun, menurut dia, Laskar "Joko Tingkir" sudah melupakan kekalahan 2-0 itu.

"Kalah dan menang adalah suatu hal yang biasa dalam dunia sepak bola, tinggal yang terpenting bagaimana menyikapinya dengan melakukan evaluasi," ujar dia.

Dia menuturkan, yang perlu dibenahi dari timnya adalah menjaga motivasi dan konsistensi saat bermain di lapangan.

"Kekalahan atas Persib kemarin menjadi pelajaran penting buat kami, jangan sampai terulang lagi, gol tercipta di saat pertandingan baru berlangsung empat menit," ucap dia.

Pada laga ini Widodo mengungkapkan akan menerapkan formasi 4-2-2 atau 4-3-3 dengan mengandalkan empat striker Kuriawan, Dicky Firasat, Varney Vas Boakay, dan Samsul Arif. (ant/row)

Share on Google Plus

About 12paz