Share |

Persija vs Psps : Waspadai serangan Balik


Persija Jakarta berkoar tampil lebih agresif untuk menjungkalkan PSPS Pekanbaru malam ini.Namun,strategi menyerang memiliki risiko besar karena sang tamu ahli melakukan serangan balik.

Pada laga yang akan kembali digelar di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, skuad Macan Kemayoran memang tampak sangat percaya diri untuk mengamankan poin penuh. Semua pemain terbaik mereka siap tampil,termasuk Baihakki bin Khaizan dan Ismed Sofyan yang sebelumnya absen melawan Persik Kediri akibat sanksi akumulasi kartu kuning. Gelandang Mustafic Fachrudin juga sudah pulih dari cedera lutut. “Main di kandang sendiri dan dengan dukungan suporter yang banyak, otomatis kami harus berani bermain ofensif.

Hasil imbang 0-0 melawan Persik terjadi karena pemain terlalu terburu-buru mengeksekusi peluang sehingga akurasinya kurang terjaga.Hasil imbang di kandang tidak boleh terulang lagi,” ujar Pelatih Persija Maman Suryaman. Secara gamblang, Maman membeberkan pola serangan mereka yang bertumpu kepada trio striker Aliyudin,TA Musafri, dan Bambang Pamungkas. Ketiganya dibantu dua gelandang serang M Ilham dan Ramdhani Lestaluhu. Mustafic berperan sebagai gelandang bertahan.“Kami akan menerapkan pola 4-3-3 sebagai variasi dari 4-4-2.Dua bek sayap Ismed dan HarySalisburiadalahsenjatauntuk menyerang dari sayap,”ungkapnya.

Di lain pihak,kubu PSPS mengaku sudah siap menangkal serangan Persija dengan permainan kolektif. Askar Bertuah–julukan PSPS–bahkan berani mematok target poin penuh meski bertindak sebagai tamu.Target ini mengacu pada kinerja pemainnya yang cukup memukau bermain di kandang lawan. Mereka mampu mencuri tiga poin pada laga away terakhir melawan PSM Makassar dengan kemenangan 2-1.Pada laga terakhir, mereka mampu menak-lukkan Persik 1-0 di kandang sen-diri. “PSPS adalah klub promosi yang memilikisemangattinggiuntukmeraih prestasi. Kami harus mewaspadai cara bermain mereka yang keras dan ngotot,”kata Maman.

Kewaspadaan Persija memang harus ditingkatkan karena PSPS memiliki keahlian dalam melancarkan serangan balik. Serangan mereka bertumpu kepada duet striker lokal M Isnaini dan Herman Dzumafo Epandi yang menjadi top skor sementara Liga Super dengan enam gol. Sementara serangan PSPS kerap dimulai dari playmaker Cyril Emile Tchana yang memiliki skill mumpuni.Saat ini mereka menduduki peringkat 5 klasemen dengan 12 poin dari delapan kali bertanding.

Torehan ini cukup memuaskan bagi klub yang baru promosi dari Divisi Utama musim ini. (mohammad sahlan)
Share on Google Plus

About 12paz