
Menjamu Persipura Jayapura di Stadion Gajayana Malang, Minggu (05/12/09) lusa, pelatih Persema Malang, Subangkit sedikit pesimis timnya bisa menuai poin penuh.
"Mudah-mudahan saja kami bisa menang. Kami tahu diatas kertas Persipura punya kualitas pemain dan kolektifitas tim yang bagus," terangnya, Jumat (4/12/2009).
Maklum, rasa pesimis Subangkit itu karena absennya dua pemain intinya akibat akumulasi kartu yakni striker Jairon Feliciano dan gelandang bertahan, Munhar.
Absennya Munhar, praktis membuat lini belakang Persema berstatus waspada. Sebab, stok pemain belakang yang ada saat ini tinggal menyisakan beberapa pemain muda yang belum berpengalaman sehingga dikhawatirkan tidak sanggup meredam gempuran anak asuh Jacksen F Tiago ini.
"Persipura punya pemain yang bagus disemua lini. Meski kami kekurangan pemain belakang, kita akan optimalkan beberapa pemain yang ada," ucapnya.
Saat menggelar konferensi persnya, Subangkit mengatakan akan memaksimalkan pemain tengan dan gelandang serangnya. Ia juga akan meredam agresifitas para penyerang Persipura yang dikomandoi Albeto Gonzalves dan Louis Ian Kabes.
"Kita masih punya Siswanto dan Brima Pepito. Yang jelas, mungkin Siswanto akan kami posisikan agak kedepan. Untuk meredam permainan kolektifitas, kita juga akan maksimalkan Kasan Sholeh dan Zainal Ichwan yang punya kecepatan lebih untuk merusak konsentrasi lini belakang Persipura," papar mantan pelatih Persekabpas itu.
Saat ini, Persema masih nangkring di papan tengah di bawah Persipura Jayapura. Oleh sebab itu, untuk memanfaatkan laga kandangnya, Subangkit akan menginstruksikan para pemainnya untuk menyerang.
"Kita tetap akan bermain menyerang. Yang jelas, beberapa pemain Persipura memang mendapat pengawalan ketat kami. Selain Beto, Erol dan Gerald Pangkali adalah pemain kunci di barisan Persipura yang harus kita redam agresifitasnya," paparnya. [yog/kun]
