
Aji Santoso benar-benar mempersiapkan strategi jelang duel Persisam Putra menghadapi Pelita Jaya Karawang (13/12) . Sadar untuk mendapatkan poin di kandang lawan tak mudah, persiapan taktik dimatangkan dalam latihan sepekan terakhir sebelum berangkat pagi ini pukul 09.00 Wita.
Saat dikonfirmsi harian ini kemarin sore, Aji mengatakan kalau dia sudah mempersiapkan skema berbeda menghadapi dua lawan tersebut.
Skema pertama adalah menggunakan satu striker menghadapi Pelita dan dua striker saat bersua Persitara.
"Perubahan skema tersebut bukan untuk menghindari kekalahan, terutama ketika bertemu Pelita Jaya. Tapi strategi ini bisa berubah tergantung situasi di lapangan," kata Aji.
Main di Stadion Perbangsa Karawang, nama Pipat Thonkaya akan diplot sendirian di lini depan. Perubahan skema ini secara otomatis juga membawa perubahan di lini tengah. Kalau biasanya barisan tengah diisi 4 pemain, di pertandingan nanti 5 pemain akan ditumpuk di tengah untuk menopang barisan belakang. Dua gelandang bertahan diplot untuk meredam kerja Firman Utina dkk.
Namun saat ditanyakan siapa dua gelandang bertahan yang dipersiapkan, Aji mengatakan hal tersebut akan dilihat lagi pada kondisi pemain jelang pertandingan dimulakan.
"Saya biasanya menyusun siapa yang diturunkan pagi sebelum pertandingan dimulai, jadi saya tak bisa katakan siapa pemain di posisi gelandang bertahan tersebut," ujarnya.
Jika melihat kebiasaan selama ini, Achmad Sembiring adalah pemain yang selalu ditempatkan di posisi tersebut. Kemungkinan besar Sembiring bakal ditemani Fandy Mochtar atau Akbar sebagai jangkar permainan.
Ketika disinggung mengenai target 4 angka, yang dibebankan manajemen pada Persisam Putra di dua laga away tersebut, Aji menuturkan target tersebut akan diperjuangkan untuk direalisasikan.
"Kalau bicara kekuatan kita bisa mendapatkan angka 4 untuk dibawa pulang. Saya tak katakan dimana kita bermain imbang dan dimana menang. Yang jelas kita bisa mendapatkan angka, minimal dua dari dua pertandingan tersebut," tegasnya.
Aji juga menegaskan kalau saat ini seluruh pemain dalam kondisi siap tempur. Achmad Sembiring dan Hamka Hamzah menjadi pemain paling segar untuk diturunkan, karena keduanya absen saat bertemu Bontang FC.
Sementara itu Persisam Putra Samarinda kembali bertarung menghadapi Pelita Jaya Karawang Minggu [13/12/2009] sore dalam lanjutan Super Liga Indonesia 2009/2010 di Stadion Singaperbangsa Karawang.
Laga yang akan disiarkan langsung Antv (jam 16.00 Wita) ini adalah laga pesakitan bagi kedua tim. Ya, Persisam maupun Pelita Jaya sebelumnya telah mengalami kekalahan di laga tandang.
Persisam di kalahkan Bontang FC 2-1 dalam Derby Kaltim di Bontang beberapa waktu lalu, sedangkan Pelita Jaya mengalami nasib yang lebih tragis setelah di bantai Persiba tiga gol tanpa balas di Balikpapan.
Laga panas minggu sore ini pun akan menjadi duel hidup mati bagi perjalanan kedua tim di ISL. Poin penuh menjadi opsi terbaik bagi Persisam jika ingin menjaga posisi di papan atas ISL.
Namun, semangat besar Pelita Jaya meraup kemenangan perdana mereka patut menjadi kewaspadaan pasukan Elang Borneo.
Kondisi kedua tim juga bernasib hampir sama. Jika sepeninggal Julio Lopez grafik ketajaman penyerang Pelita Jaya menurun, hal yang tak jauh berbeda juga di alami tim tamu Persisam Putra.
Mandulnya Zainal Arief di lini depan pasukan orange memaksa pelatih Persisam Aji Santoso memutar otak menyusun startegi. Peran striker sekelas Pipat Thonkanya yang dimiliki Persisam Putra pun terkesan tak bermakna dengan mandulnya Abo - sapaan akrab Zainal.
"Pipat terlihat bekerja sendirian. Zainal yang di harapkan mampu menjadi tandem dilini depan bersama Pipat saat ini masih belum menunjukkan permainan yang diinginkan." ungkap Aji.
Meski demikian, Aji Santoso mengaku mempunyai optimistis tinggi anak asuhnya mampu mempersembahkan poin bagi publik Samarinda.
Target mencuri poin di kandang "si goyang karawang" pun menjadi pilihan. s"Publik Bola Samarinda begitu besar perhatiannya kepada Persisam, dukungan ini akan menumbuhkan semangat kepada para pemain Persisam untuk memberikan hasil maksimal untuk masyarakat Samarinda." pungkas mantan pelatih Persik Kediri ini. (Ridho)
