JANGAN ragukan solidaritas kelompok suporter Persisam Putra. Saat ada
anggotanya tengah kena musibah, tanpa diperintah mereka bakal langsung
memberikan bantuan. Bahkan tak hanya pada anggotanya, kepekaan sosial
Pusamania juga terasa kental saat ada musibah menimpa seseorang. Salah
satunya saat mereka menggalang dana untuk membantu Karen Nafisah. Dan
sejak dua hari terakhir, Pusamania kembali melakukan penggalangan dana
di jalan. Tujuannya tentu saja membantu keluarga Marwansyah alias Iwan
(25), korban penganiayaan dari oknum suporter Mitra Kukar saat Derby
Mahakam berlangsung di Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, Minggu
(29/4) malam lalu.
Puluhan Pusamania terlihat di beberapa simpangan di Kota Tepian, dalam rangka menggalang dana buat Iwan. Koordinator aksi galang dana buat Iwan, Idris mengatakan, apa yang mereka lakukan semata-mata untuk membantu meringankan beban keluarga Iwan.
"Kami sangat prihatin dengan apa yang terjadi pada Iwan, Pusamania dari Korwil Pesut. Sungguh kami sama sekali tak menyangka, lawatan kami ke Tenggarong bakal membawa korban. Apalagi selama ini Pusamania dan suporter di Tenggarong seperti saudara," terang Idris.
Namun Idris meyakini, pelaku aksi pemukulan terhadap Iwan serta anggota Korwil Pesut lainnya, dilakukan oknum suporter yang tak bertanggungjawab.
"Sementara ini kami memikirkan nasib Iwan saja dulu. Kami terus berdoa semoga ia bisa segera sadar dan sembuh. Masalah pelaku pemukulan, kami sudah dapat janji dari teman-teman suporter di Tenggarong, untuk mencari pelakunya," terang Idris.
Dari dua hari penggalangan dana yang dilakukan Pusamania, terkumpul dana Rp 15.430.500. Menurut Idris penggalangan dana masih akan berlanjut sama beberapa hari kedepan.
"Semua dana yang kami kumpulkan dari masyarakat Samarinda, segera kami salurkan buat keluarga Iwan. Kami juga mengucapkan terima kasih pada warga Samarinda yang telah menyumbang. Kami juga minta maaf bila aksi yang kami lakukan, sedikit mengganggu perjalanan warga," terangnya. (upi)
Puluhan Pusamania terlihat di beberapa simpangan di Kota Tepian, dalam rangka menggalang dana buat Iwan. Koordinator aksi galang dana buat Iwan, Idris mengatakan, apa yang mereka lakukan semata-mata untuk membantu meringankan beban keluarga Iwan.
"Kami sangat prihatin dengan apa yang terjadi pada Iwan, Pusamania dari Korwil Pesut. Sungguh kami sama sekali tak menyangka, lawatan kami ke Tenggarong bakal membawa korban. Apalagi selama ini Pusamania dan suporter di Tenggarong seperti saudara," terang Idris.
Namun Idris meyakini, pelaku aksi pemukulan terhadap Iwan serta anggota Korwil Pesut lainnya, dilakukan oknum suporter yang tak bertanggungjawab.
"Sementara ini kami memikirkan nasib Iwan saja dulu. Kami terus berdoa semoga ia bisa segera sadar dan sembuh. Masalah pelaku pemukulan, kami sudah dapat janji dari teman-teman suporter di Tenggarong, untuk mencari pelakunya," terang Idris.
Dari dua hari penggalangan dana yang dilakukan Pusamania, terkumpul dana Rp 15.430.500. Menurut Idris penggalangan dana masih akan berlanjut sama beberapa hari kedepan.
"Semua dana yang kami kumpulkan dari masyarakat Samarinda, segera kami salurkan buat keluarga Iwan. Kami juga mengucapkan terima kasih pada warga Samarinda yang telah menyumbang. Kami juga minta maaf bila aksi yang kami lakukan, sedikit mengganggu perjalanan warga," terangnya. (upi)
