
Laga akbar antara Persija Jakarta versus Arema Indonesia akan tersaji dalam Indonesia Super League (ISL), Minggu (6/5) sore nanti. Dua tim yang menjadi “tumbal” kepentingan elit sepakbola nasional –dengan dibentuknya dua klub dengan nama serupa– ini dipastikan akan bertarung habis-habisan untuk memperbaiki peringkat dan juga demi gengsi.
Persija Jakarta bertindak sebagai tuan rumah dalam pertandingan kali ini. Namun, pertandingan bukan digelar di ibukota, melainkan di Stadion Manahan Solo, karena saat ini Jakarta sedang melaksanakan agenda pemilihan gubernur.
Iwan Setiawan, pelatih Persija Jakarta, tersenyum lega jelang laga panas ini karena semua pemainnya dalam kondisi fit. Bahkan, Leo Saputra yang semula diragukan tampil, kini sudah siap untuk diturunkan melawan Arema Indonesia .
”Alhamdulillah, tidak ada pemain Persija yang absen. Kondisi Leo Saputra yang sempat cedera juga makin membaik,” tutur Iwan Setiawan.
Mantan pelatih PSS Sleman ini menandaskan tidak akan meremehkan Arema meskipun tim asuhan Joko Susilo itu masih terpuruk di dasar klasemen sementara. Menurut Iwan Setiawan, kekuatan skuad laskar Singo Edan sudah mengalami peningkatan ketimbang putaran pertama yang lalu.
”Arema yang ditahan Persija 1-1 di Kanjuruhan berbeda dengan yang sekarang karena, ada pemain-pemain baru dan yang kembali,” ucap Iwan Setiawan.
Arema sendiri bakal berjuang keras untuk merebut poin dalam laga kali ini. Kurnia Meiga dan kawan-kawan diyakini pantang gentar meskipun lawan yang dihadapi saat ini menempati peringkat ke-5 klasemen sementara ISL. Apalagi, rombongan Aremania dipastikan datang ke Solo untuk memberi dukungan kepada tim kebanggaan arek Malang itu.
Sementara itu Tentu setelah Arema gagal memetik poin di laga away sebelumnya saat menjamu PSPS Pekanbaru, tim kebanggaan Aremania ini harus membidik Persija yang masih belum bisa bermain di kandangnya, di Jakarta. Inilah kesempatan Singo Edan untuk menerkam tim berjuluk Macan Kemayoran itu di tempat netral.
Seme Patrick dan kawan-kawan harus memaksimalkan besarnya dukungan Aremania di laga away kali ini. Minimal raup satu poin seperti Persela Lamongan kala menahan Persija imbang 1-1 di tempat yang sama. Atau lebih baik raih tiga poin demi mengentaskan Arema dari posisi juru kunci klasemen sementara ISL musim ini.
“Persiapan kami normal, dua hari jelang pertandingan latihan normal, ada recovery dan latihan hari ini juga normal untuk persiapan laga besok, kita beri latihan taktik sedikit. Saya pikir persiapan kita cukup untuk menghadapi Persija,” ungkap pelatih Arema, Joko Susilo usai memimpin latihan timnya di Stadion Manahan, kemarin pagi.Pelatih yang akrab disapa Gethuk ini sadar betul, tim tuan rumah juga tidak akan rela setor poin pada tim Arema.
Khususnya setelah di laga sebelumnya gagal memetik poin penh, tentu sore ini bakal membidik Arema. Disaat tim berlogo kepala Singa ini juga butuh banyak poin untuk memenuhi target menjauh dari zona degradasi.
“Setelah imbang lawan Persela, mereka (Persija, Red) akan memaksimal laga besok (sore ini, Red) menghadapi Arema, kita juga setelah kehilangan poin (di kandang PSPS, Red) kita akan memaksimalkan pertandingan besok di tempat netral. Ya kita berharap, besok sesuai dengan yang kita rencanakan,” yakin Gethuk.
“Pemain sudah tidak ada masalah, kita ngobrol dengan pemain, apa komitmen antar pemain, tadi saya persilahkan mereka berkumpul sendiri. Mereka punya kesepakatan, mereka punya keinginan, dan motivasi tersendiri, untuk memberi yang terbaik pada Arema,” sambung pelatih yang juga mantan pemain Arema ini.
Perihal kekuatan lawan, Gethuk bakal mewaspadai barisan penyerang Persija seperti Bambang Pamungkas, pencetak satu gol ke gawang Arema pada putaran pertama lalu hingga skor akhir menjadi imbang 1-1. Juga striker asing Pedro Javier serta stoper asing Persija, Fabiano Beltrame layak untuk diwaspadai.
“Mereka ada BP (Bambang Pamungkas, Red), ada striker asingnya, mereka juga ada Bertrand, dia bisa cetak gol, ini pemain berbahaya. Jadi akan kita awasi semua, tentu ada prioritas, akan kita blok, kita harus tampil lebih disiplin,” pungkas Gethuk yang dipastikan tak bisa menurunkan Alain N’Kong dan Catur Pamungkas karena cedera engkel.
Sementara itu, pelatih Persija, Iwan Setiawan juga mewaspadai stiker Arema, Herman Dzumafo. Termasuk gelandang sayap Arema asal Singapura, Muhammad Ridhuan bakal jadi perhatian pemain belakang Persija. Tentu demi target tim kebanggaan Jakmania ini memetik poin penuh di laga kandangnya.
“Saya lihat ada satu pemain bagus di Arema, meski kita tahu banyak pemain bagus, ada Herman Dzumafo ada ridhuan yang baru masuk di putaran kedua ini. Dzumafo sekarang on fire, dia cetak gol terus, awal-awal dia memang kurang tapi beberapa laga terakhir ini, Herman bikin gol terus, Herman pemain jago,” ucap Iwan.
“Soal target pertandingan besok sore (sore ini, Red), satu yang ingin kami kejar, posisi nomer empat (di Klasemen sementara, Red), itu sudah bisa diartikan sendiri. Kami tidak mau posisi kami diambil orang lain, kami ingin duduk lagi di kursi kami. Itulah arti pertandingan besok,” sambung mantan pelatih PSMS Medan ini.
Untuk saat ini, posisi Persija turun di peringkat lima dibawah Persiba Balikpapan, dengan kedua tim selisih satu poin. Persija dengan 35 poin bertekad raih kemenangan demi memperbaiki posisi mereka masuk empat besar. Meski Iwan menegaskan dari manajemen Persija sebenarnya tak ada target khusus masuk empat besar.
“Sebenarnya dari manajemen tidak ada target, cuman saya sebagai pelatih, itu menyangkut kenyamanan saya dalam bekerja. Mudah-mudahan orang menilainya obyektif, bahwa Persija sekarang beda dengan Persija dulu, yang ditaburi pemain bintang dan pemain timnas,” jelasnya.
“Tapi Persija sekarang banyak pemain muda, saya minta orang yang menilai obyektif, dengan materi seperti ini, kami sampai kemana. Saya tdak mau bicara target, saya mau fokus dari laga ke laga berikutnya. Khusus persiapan besok, sampai sejauh ini bagus, hanya Leo yang kondisinya belum pulih dari cedera, selebihnya bagus dan persiapan bagus,” pungkas Iwan. (bua)
Persija Jakarta bertindak sebagai tuan rumah dalam pertandingan kali ini. Namun, pertandingan bukan digelar di ibukota, melainkan di Stadion Manahan Solo, karena saat ini Jakarta sedang melaksanakan agenda pemilihan gubernur.
Iwan Setiawan, pelatih Persija Jakarta, tersenyum lega jelang laga panas ini karena semua pemainnya dalam kondisi fit. Bahkan, Leo Saputra yang semula diragukan tampil, kini sudah siap untuk diturunkan melawan Arema Indonesia .
”Alhamdulillah, tidak ada pemain Persija yang absen. Kondisi Leo Saputra yang sempat cedera juga makin membaik,” tutur Iwan Setiawan.
Mantan pelatih PSS Sleman ini menandaskan tidak akan meremehkan Arema meskipun tim asuhan Joko Susilo itu masih terpuruk di dasar klasemen sementara. Menurut Iwan Setiawan, kekuatan skuad laskar Singo Edan sudah mengalami peningkatan ketimbang putaran pertama yang lalu.
”Arema yang ditahan Persija 1-1 di Kanjuruhan berbeda dengan yang sekarang karena, ada pemain-pemain baru dan yang kembali,” ucap Iwan Setiawan.
Arema sendiri bakal berjuang keras untuk merebut poin dalam laga kali ini. Kurnia Meiga dan kawan-kawan diyakini pantang gentar meskipun lawan yang dihadapi saat ini menempati peringkat ke-5 klasemen sementara ISL. Apalagi, rombongan Aremania dipastikan datang ke Solo untuk memberi dukungan kepada tim kebanggaan arek Malang itu.
Sementara itu Tentu setelah Arema gagal memetik poin di laga away sebelumnya saat menjamu PSPS Pekanbaru, tim kebanggaan Aremania ini harus membidik Persija yang masih belum bisa bermain di kandangnya, di Jakarta. Inilah kesempatan Singo Edan untuk menerkam tim berjuluk Macan Kemayoran itu di tempat netral.
Seme Patrick dan kawan-kawan harus memaksimalkan besarnya dukungan Aremania di laga away kali ini. Minimal raup satu poin seperti Persela Lamongan kala menahan Persija imbang 1-1 di tempat yang sama. Atau lebih baik raih tiga poin demi mengentaskan Arema dari posisi juru kunci klasemen sementara ISL musim ini.
“Persiapan kami normal, dua hari jelang pertandingan latihan normal, ada recovery dan latihan hari ini juga normal untuk persiapan laga besok, kita beri latihan taktik sedikit. Saya pikir persiapan kita cukup untuk menghadapi Persija,” ungkap pelatih Arema, Joko Susilo usai memimpin latihan timnya di Stadion Manahan, kemarin pagi.Pelatih yang akrab disapa Gethuk ini sadar betul, tim tuan rumah juga tidak akan rela setor poin pada tim Arema.
Khususnya setelah di laga sebelumnya gagal memetik poin penh, tentu sore ini bakal membidik Arema. Disaat tim berlogo kepala Singa ini juga butuh banyak poin untuk memenuhi target menjauh dari zona degradasi.
“Setelah imbang lawan Persela, mereka (Persija, Red) akan memaksimal laga besok (sore ini, Red) menghadapi Arema, kita juga setelah kehilangan poin (di kandang PSPS, Red) kita akan memaksimalkan pertandingan besok di tempat netral. Ya kita berharap, besok sesuai dengan yang kita rencanakan,” yakin Gethuk.
“Pemain sudah tidak ada masalah, kita ngobrol dengan pemain, apa komitmen antar pemain, tadi saya persilahkan mereka berkumpul sendiri. Mereka punya kesepakatan, mereka punya keinginan, dan motivasi tersendiri, untuk memberi yang terbaik pada Arema,” sambung pelatih yang juga mantan pemain Arema ini.
Perihal kekuatan lawan, Gethuk bakal mewaspadai barisan penyerang Persija seperti Bambang Pamungkas, pencetak satu gol ke gawang Arema pada putaran pertama lalu hingga skor akhir menjadi imbang 1-1. Juga striker asing Pedro Javier serta stoper asing Persija, Fabiano Beltrame layak untuk diwaspadai.
“Mereka ada BP (Bambang Pamungkas, Red), ada striker asingnya, mereka juga ada Bertrand, dia bisa cetak gol, ini pemain berbahaya. Jadi akan kita awasi semua, tentu ada prioritas, akan kita blok, kita harus tampil lebih disiplin,” pungkas Gethuk yang dipastikan tak bisa menurunkan Alain N’Kong dan Catur Pamungkas karena cedera engkel.
Sementara itu, pelatih Persija, Iwan Setiawan juga mewaspadai stiker Arema, Herman Dzumafo. Termasuk gelandang sayap Arema asal Singapura, Muhammad Ridhuan bakal jadi perhatian pemain belakang Persija. Tentu demi target tim kebanggaan Jakmania ini memetik poin penuh di laga kandangnya.
“Saya lihat ada satu pemain bagus di Arema, meski kita tahu banyak pemain bagus, ada Herman Dzumafo ada ridhuan yang baru masuk di putaran kedua ini. Dzumafo sekarang on fire, dia cetak gol terus, awal-awal dia memang kurang tapi beberapa laga terakhir ini, Herman bikin gol terus, Herman pemain jago,” ucap Iwan.
“Soal target pertandingan besok sore (sore ini, Red), satu yang ingin kami kejar, posisi nomer empat (di Klasemen sementara, Red), itu sudah bisa diartikan sendiri. Kami tidak mau posisi kami diambil orang lain, kami ingin duduk lagi di kursi kami. Itulah arti pertandingan besok,” sambung mantan pelatih PSMS Medan ini.
Untuk saat ini, posisi Persija turun di peringkat lima dibawah Persiba Balikpapan, dengan kedua tim selisih satu poin. Persija dengan 35 poin bertekad raih kemenangan demi memperbaiki posisi mereka masuk empat besar. Meski Iwan menegaskan dari manajemen Persija sebenarnya tak ada target khusus masuk empat besar.
“Sebenarnya dari manajemen tidak ada target, cuman saya sebagai pelatih, itu menyangkut kenyamanan saya dalam bekerja. Mudah-mudahan orang menilainya obyektif, bahwa Persija sekarang beda dengan Persija dulu, yang ditaburi pemain bintang dan pemain timnas,” jelasnya.
“Tapi Persija sekarang banyak pemain muda, saya minta orang yang menilai obyektif, dengan materi seperti ini, kami sampai kemana. Saya tdak mau bicara target, saya mau fokus dari laga ke laga berikutnya. Khusus persiapan besok, sampai sejauh ini bagus, hanya Leo yang kondisinya belum pulih dari cedera, selebihnya bagus dan persiapan bagus,” pungkas Iwan. (bua)