Share |

Pemain Nunggak Gaji, Presiden SFC Gadaikan Rumah

Sriwijaya Football Club mengalami krisis keuangan. Gaji pemain dua bulan terakhir belum juga dibayar. Untuk mengatasi masalah tersebut, Presiden klub, Dodi Reza Alex, yang merupakan anak Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, menggadaikan rumah pribadinya.

"Betul kalau SFC ada tunggakan dua bulan terakhir, insya Allah minggu ini akan dibayarkan semua," kata Direktur Keuangan Sriwijaya FC, Augie Bunyamin, Selasa, 29 Mei 2012.

Augie berkeyakinan dalam waktu dekat persoalan keuangan antara manajemen dan pemain bisa diselesaikan dengan baik. Ia membenarkan bahwa kediaman pribadi Presiden Klub, Dodi, yang ada di Jakarta telah digadaikan kepada pihak bank. "Ini komitmen kami pada nasib pemain," ujarnya.

Sebelumnya, salah seorang pemain Sriwijaya menceritakan soal tunggakan gaji dalam dua bulan terakhir ke media masa. Mereka mendesak agar klub segera membayarkan gajinya.

Selain itu, kabar yang beredar di kalangan wartawan,  seluruh pemain SFC belum mendapatkan haknya sebagai pemain profesional. Namun, soal ini, belum ada konfirmasi langsung dari manajemen klub. Media massa mendapatkan info tersebut lewat SMS dari nomor yang tidak diketahui.

Ayah Dodi Reza, Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, juga membenarkan perihal anaknya menggadaikan rumah untuk menghidupi klub Sriwijaya. Tapi, ia tidak menyinggung bila hasil gadaian itu untuk membayar gaji pemain. “Pokoknya SFC harus hidup meski tanpa APBD. Saya dengar Presiden Dodi sudah gadaikan rumahnya,” ujar Alex Noerdin di tempat terpisah.

Alex meminta SFC menggali segenap potensi yang ada untuk membesarkan klub. Ia mencontohkan dengan penjualan merchandise seperti sepeda ataupun t-shirt. "Itu sebuah langkah yang konkret," ujarnya.

Kondisi ini bertolak belakang dengan penampilan Laskar Wong Kito yang apik di Liga Super Indonesia (LSI) musim 2011/2012. Saat ini, Sriwijaya FC kokoh menempati pimpinan puncak klasemen sementara dengan 61 poin, unggul 9 poin dari juara bertahan Persipura Jayapura yang berada di posisi runner-up.

Sejumlah pemain yang tergabung dalam Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) di Jakarta membeberkan bila ada sejumlah klub di Liga Super Indonesia dan Liga Primer Indonesia (LPI) yang belum membayarkan gaji pemainnya. Presiden SPPI, Ponaryo Astaman, meminta agar klub segera membayar gaji pemain.

PARLIZA HENDRAWAN
Share on Google Plus

About 12paz