Share |

KETEGANGAN KIAN MEMANAS antara Semen Padang Dengan Timnas Djohar

Ketegangan antara manajemen Semen Padang (SP) dan tim nasional (timnas) djohar memanas. Keduanya bahkan beda persepsi tentang penarikan kembali pemain SP memperkuat klub menghadapi kompetisi Indonesian Premier League (IPL).

Sebelumnya,manajemen SP mengklaim hanya meminta dua pemainnya,Hengky Ardiles dan Vendry Mofu,kembali ke Padang.Permintaan itu lantaran Kabau Sirah––julukan SP––sangat mengandalkan peran mereka setelah beberapa pilar SP bermasalah. Sayang,manajemen timnas Indonesia berpendapat lain.Mereka hanya memperbolehkan Abdulrahman kembali memperkuat klub. Pengembalian itu dibenarkan Penanggung Jawab Timnas Indonesia Benhard Limbong sesuai permintaan manajemen SP mendapatkan pemain jangkar berusia 23 tahun tersebut.

“Awalnya,PSSI memang meminta tujuh pemain Semen Padang untuk masuk seleksi timnas. Tapi pada akhirnya,hanya empat pemain yang bergabung. Sekarang,karena alasan padatnya jadwal pertandingan Semen Padang,mereka meminta Abdulrahman pulang,”ungkap Benhard Limbong. Pernyataan Benhard berbeda dengan sikap yang diutarakan Ketua Umum (Ketum) SP Erizal Anwar. Dia menegaskan,manajemen SP meminta Hengky dan Vendry yang kembali,bukan Abdulrahman.

Perbedaan sikap antarkedua manajemen itu tentu saja menimbulkan pertanyaan.Ada apa sebenarnya dengan proses seleksi timnas senior Indonesia di Lapangan Universitas Yogyakarta (UNY)? Kondisi itu sangat ironis,apalagi persiapan mereka sangat mepet mengikuti Invitasi Al-Nakbah International, Palestina,13–24 Mei 2012.

“Sebenarnya sama sekali tidak ada masalah. Sebab,kami sama-sama sepakat jika kebijakan timnas tidak boleh mengganggu kelangsungan klub itu sendiri.Yang pasti,antara kepentingan klub dan kepentingan timnas Merah Putih harus sama-sama dipertimbangkan,”tutur Limbong,yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI tersebut.

Pernyataan itu membuatnya berpikir tak ada masalah lagi dengan manajemen Kabau Sirah, kendati sempat terjadi salah pengertian tentang pemain.Sayang,Benhard belum bisa memaparkan siapa pemain dari klub Indonesian Super League (ISL) yang sudah bergabung dengan timnas.Dia mengelak semua akan disampaikan jika pihaknya mendapatkan kepastian.

“Saya tidak bisa menyebut nama begitu saja karena semuanya masih butuh kepastian.Bukan karena kami ingin menutup-nutupi semuanya.Kami tentu tidak bisa berbicara jika semuanya belum bisa kami pastikan.Kalau semuanya sudah jelas,tidak mungkin kami akan menutupi informasi itu,” paparnya. Bukan hanya Benhard yang menegaskan proses seleksi timnas tidak memiliki masalah.

Hal senada disampaikan Manajer Timnas Senior Indonesia Ramadhan Pohan.Politikus dari Partai Demokrat ini berharap jangan sampai masalah yang ada dibesarbesarkan. Sebab, sebenarnya yang terjadi di lapangan tidak ada hal-hal yang mengganggu sama sekali.

“Sudahlah,semuanya aman-aman saja kok,tidak ada masalah.Saya rasa tidak ada gunanya saya menanggapi gosip-gosip yang sejauh ini berkembang.Lebih baik kita sama-sama mendukung program yang selama ini dipersiapkan timnas Indonesia,”tandas Ramadhan. decky irawan jasri
Share on Google Plus

About 12paz