
SUDAH jatuh, tertimpa tangga pula. Begitulah nasib Brunei Darussalam. Main dengan 10 orang, mereka dihajar Myanmar 4-0 yang sekaligus kuasai Grup B.
Myanmar yang sudah mengantongi 4 poin dari dua laga langsung menekan pertahanan Brunei. Pada menit ke-6, Myanmar sudah unggul lewat tendangan bebas Kyaw Zeyar Win.
Brunei mencoba menekan lini pertahanan Myanmar. Namun, kerjasama yang buruk membuat lini depan Brunei cukup kesulitan untuk memasuki area terlarang Myanmar.
Pada menit 31, Myanmar nyaris menambah gol lewat tendangan bebas Kyaw Zeyar Win. Sayang bola yang melewati sudut sempit di sisi kanan gawang Brunei masih membentur mistar.
Mnyanmar akhirnya sukses menggandakan kedudukan semenit kemudian lewat tandukan Min Min Thu menyambut sepak pojok Kyaw Zeyar Win. Hingga turun minum, Myanmar unggul 2-0.
Brunei sebenarnya bermain lebih baik di awal babak kedua. Mengandalkan umpan pendek 1-2 yang cepat, anak asuh Dayem bin Haji Ali mencoba mengatasi ketinggalan.
Namun, Brunei harus mengakui kelas serdadu Myanmar masih di atas mereka. Di menit 65, Kyaw Ko Ko yang cerdik memanfaatkan kelengahan lini belakang Brunei, memperbesar keunggulan Myanmar jadi 3-0.
Frustrasi terus ditekan Myanmar, pemain belakang Brunei terpaksa bermain keras. Akibatnya, di menit 67, Muhd Ali bin Ali Rahman yang melanggar Aung Myint Aye diganjar kartu merah oleh wasit Fahad Alkassar asal Uni Emirat Arab.
Bermain dengan 10 orang, Brunei pun makin hancur digempur lini depan Myanmar. Skor pertandingan pun kembali berubah pada menit 81 lewat gol pemain pengganti Kyi Lin yang sempurna mengkonversi kerja sama apik dengan Kyaw Ko Ko. Skor 4-0 bertahan hingga pertandingan berakhir.
Dengan hasil ini, Myanmar yang kini mengoleksi 7 poin mengkudeta posisi teratas Grup B SEA Games XXVI dari tangan Timor Leste yang mengoleksi 4 poin.
Sementara Brunei makin terbenam di papan bawah klasemen Grup B. Brunei duduk di posisi kelima dengan raihan 1 poin. Tempat terbawah dihuni Filipina yang sama sekali belum mendapatkan poin.
ksb | bra
Myanmar yang sudah mengantongi 4 poin dari dua laga langsung menekan pertahanan Brunei. Pada menit ke-6, Myanmar sudah unggul lewat tendangan bebas Kyaw Zeyar Win.
Brunei mencoba menekan lini pertahanan Myanmar. Namun, kerjasama yang buruk membuat lini depan Brunei cukup kesulitan untuk memasuki area terlarang Myanmar.
Pada menit 31, Myanmar nyaris menambah gol lewat tendangan bebas Kyaw Zeyar Win. Sayang bola yang melewati sudut sempit di sisi kanan gawang Brunei masih membentur mistar.
Mnyanmar akhirnya sukses menggandakan kedudukan semenit kemudian lewat tandukan Min Min Thu menyambut sepak pojok Kyaw Zeyar Win. Hingga turun minum, Myanmar unggul 2-0.
Brunei sebenarnya bermain lebih baik di awal babak kedua. Mengandalkan umpan pendek 1-2 yang cepat, anak asuh Dayem bin Haji Ali mencoba mengatasi ketinggalan.
Namun, Brunei harus mengakui kelas serdadu Myanmar masih di atas mereka. Di menit 65, Kyaw Ko Ko yang cerdik memanfaatkan kelengahan lini belakang Brunei, memperbesar keunggulan Myanmar jadi 3-0.
Frustrasi terus ditekan Myanmar, pemain belakang Brunei terpaksa bermain keras. Akibatnya, di menit 67, Muhd Ali bin Ali Rahman yang melanggar Aung Myint Aye diganjar kartu merah oleh wasit Fahad Alkassar asal Uni Emirat Arab.
Bermain dengan 10 orang, Brunei pun makin hancur digempur lini depan Myanmar. Skor pertandingan pun kembali berubah pada menit 81 lewat gol pemain pengganti Kyi Lin yang sempurna mengkonversi kerja sama apik dengan Kyaw Ko Ko. Skor 4-0 bertahan hingga pertandingan berakhir.
Dengan hasil ini, Myanmar yang kini mengoleksi 7 poin mengkudeta posisi teratas Grup B SEA Games XXVI dari tangan Timor Leste yang mengoleksi 4 poin.
Sementara Brunei makin terbenam di papan bawah klasemen Grup B. Brunei duduk di posisi kelima dengan raihan 1 poin. Tempat terbawah dihuni Filipina yang sama sekali belum mendapatkan poin.
ksb | bra