Timnas dikabarkan tidak diizinkan menjamu Qatar di Indonesia pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014, Selasa (11/10). Ini terkait dengan insiden dihentikannya pertandingan melawan Bahrain. Dalam duel di Gelora Bung Karno yang dimenangkan Bahrain 0-2 ini, penonton tiada henti-hentinya membunyikan petasan. Akibatnya wasit menghentikan pertandingan? meski kemudian dilanjutkan kembali.
Kabar pertandingan melawan Qatar terpaksa digelar di luar Indonesia makin kuat karena tim Merah Putih beruji coba di Malaysia. Dalam uji coba itu, timnas menghadapi Arab Saudi di Kualalumpur, 7 Oktober.
Namun kabar itu segera dibantah oleh Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin. Ditegaskannya laga tetap digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Hanya, pertandingan tersebut dilaksanakan tanpa penonton.
"Timnas menggelar uji melawan Arab Saudi di Malaysia itu untuk memaksimalkan persipan. Meski demikian, pertandingan itu (melawan Qatar) memang digelar tanpa penonton," jelas Djohar.
Pernyataan Djohar sekaligus membantah kabar tentang larangan Indonesia menjadi tuan rumah oleh AFC. Pasalnya, beredar kabar AFC melarang Indonesia menjadi tuan rumah saat menjamu Qatar sebagai hukuman dari terjadinya insiden petasan.
"Itu menjadi pelajaran untuk laga-laga mendatang. Saya mengimbau agar penonton tidak membawa petasan. Untuk itu, kami akan melakukan koordinasi dengan petugas keamanan untuk melakukan pemeriksaan di pintu-pintu masuk. Sayang bila karena petasan, kita lantas dihukum dan tidak boleh menjadi tuan rumah," papar Djohar.
