Share |

Reaksi FIFA soal Kongres PSSI


- Kemacetan Kongres Luar Biasa PSSI di Hotel Sultan Senayan Jakarta, Jumat (20/5/2011), mendapat reaksi keras dari FIFA. Otoritas sepakbola dunia berencana membahas nasib PSSI tanggal 30 Mei 2011.

Demikian diungkapkan oleh Senior Communication Advisor FIFA Wolfgang Resch. Menurutnya, kisruh PSSI sudah dalam beberapa bulan menjadi perhatian FIFA. Korespondensi antara pengurus PSSI dengan petinggi FIFA di Zurich juga kerap terjadi.

Terakhir kali, FIFA merekomendasikan pembentukan Komite Normalisasi yang diketuai oleh Agum Gumelar. Tugas utama Agum adalah melaksanakan kongres dan memilih pengurus PSSI periode 2011-2015.

Namun yang terjadi, Agum menutup kongres tanpa keputusan apa pun. Dia mengaku bahwa situasi sudah sangat tidak kondusif sehingga tidak memungkin adanya pemilihan Ketua Umum PSSI maupun jajarannya.

Menyikapi situasi ini, Wolfgang Resch menyatakan bahwa FIFA akan membahas ricuh PSSI pada tanggal 30 Mei. Namun sebelumnya, FIFA bakal meminta laporan dari utusannya yang memantau kongres, yakni Direktur Keanggotaan dan Pengembangan FIFA Thierry Regenass, Van Hattum, dan Rayna Saei.

Wolfgang tidak memberi penjelasan tentang kemungkinan sikap FIFA. Beberapa kalangan melayangkan dua prediksi. Pertama, PSSI bakal diberi sanksi dan untuk sementara waktu tidak bisa mengikuti ajang sepakbola internasional. Kedua, masa jabatan Komite Normalisasi bakal diperpanjang untuk mempersiapkan kongres secara lebih kondusif. [lum/but]
Share on Google Plus

About 12paz