
Pertandingan semifinal Divisi Utama yang digelar di Stadion Manahan, Solo, pada Minggu, 22 Mei 2011, akan mempertemukan Persidafon Dafonsoro melawan Persiba Bantul di partai pertama. Kemudian di partai kedua, akan saling tempur Persiraja Banda Aceh dengan Mitra Kukar.
Ditemui saat memimpin latihan di Lapangan Kota Barat, pelatih Persidafon Dafonsoro Agus Yuwono menyatakan optimismenya bisa merebut satu tiket ke babak final. “Peluang untuk maju ke final terbuka bagi semua tim. Termasuk kami,” katanya kepada wartawan, Jumat, 20 Mei 2011. Dia mewaspadai kekuatan Persiba Bantul yang dinilainya memiliki tim yang solid dan kompak. Sebab sudah lama terbentuk dibanding timnya yang baru terbentuk beberapa saat sebelum kompetisi Divisi Utama dimulai. Namun, Agus yang membawa 23 pemain mengaku sudah menyiapkan strategi khusus untuk meredam permainan Persiba Bantul. “Kami sudah tahu gaya permainan mereka. Mengingat sebelumnya kami pernah di grup yang sama sehingga pernah saling berhadapan,” ujarnya. Sementara, Manajer Persiraja Banda Aceh Adly Tjalok memiliki optimisme serupa. Dia menargetkan menang melawan Mitra Kukar dalam pertandingan semifinal Divisi Utama. “Kami yakin bisa menang,” dia optimistis. Menurutnya, jika pertandingan berjalan adil maka peluang timnya untuk menang cukup besar. Yang bisa menggagalkan kemenangan timnya hanyalah faktor nonteknis. “Jika permainan sportif, saya yakin (menang),” terangnya sembari menambahkan masih buta dengan kekuatan tim lawan karena belum pernah berhadapan di babak reguler maupun delapan besar. Melawan Mitra Kukar, Persiraja akan menurunkan pemain terbaik dari 20 pemain yang diikutsertakan. Dia menyebut tidak ada yang perlu diwaspadai dari permainan tim lawan. UKKY PRIMARTANTYO