
- Kongres PSSI 2011 yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (20/5/2011), sepertinya benar-benar tertutup bagi media.
Dari sekitar 250 wartawan yang melakukan permohonan peliputan, pembatasan ID Card bagi pers hanya dibatasi 200 orang. Itupun, media hanya bisa mengikuti kongres di tenda media centre yang telah disediakan. Bahkan, selain larangan bagi wartawan untuk berada di ruangan kongres, mereka juga tidak diperbolehkan berada di ballroom dan lobby hotel.
Khusus untuk media televisi dan fotografer, pada kongres tahun ini hanya diberi kesempatan untuk mengambil gambar pada pembukaan dan sambutan mulai pukul 14.00 wib. Tak ayal, pengamanan kongres benar-benar ketat sehingga membatasi gerak wartawan.
Alhasil media hanya diperbolehkan mengikuti jalannya kongres melalui tayangan televisi di Media Centre.
Menurut Kompol Haryoto, Kanit Dit Pam Obvit Polda Metro Jaya, banyaknya petugas kepolisian di lobby dan ballroom, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti saat Kongres di Pekanbaru beberapa bulan yang lalu.
Jadi, dirinya meminta maaf ke media karena tidak bisa memberikan keleluasaan kepada wartawan untuk masuk di area kongres seperti di lobby. [kun]
Dari sekitar 250 wartawan yang melakukan permohonan peliputan, pembatasan ID Card bagi pers hanya dibatasi 200 orang. Itupun, media hanya bisa mengikuti kongres di tenda media centre yang telah disediakan. Bahkan, selain larangan bagi wartawan untuk berada di ruangan kongres, mereka juga tidak diperbolehkan berada di ballroom dan lobby hotel.
Khusus untuk media televisi dan fotografer, pada kongres tahun ini hanya diberi kesempatan untuk mengambil gambar pada pembukaan dan sambutan mulai pukul 14.00 wib. Tak ayal, pengamanan kongres benar-benar ketat sehingga membatasi gerak wartawan.
Alhasil media hanya diperbolehkan mengikuti jalannya kongres melalui tayangan televisi di Media Centre.
Menurut Kompol Haryoto, Kanit Dit Pam Obvit Polda Metro Jaya, banyaknya petugas kepolisian di lobby dan ballroom, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti saat Kongres di Pekanbaru beberapa bulan yang lalu.
Jadi, dirinya meminta maaf ke media karena tidak bisa memberikan keleluasaan kepada wartawan untuk masuk di area kongres seperti di lobby. [kun]