
KEKUATAN dana PSM musim depan masih sulit ditebak. Makanya pengelola PSM serba salah untuk mempercepat perburuan pemain.
Nah, untuk mensiasati agar buruan tidak menjauh, pengelola kini lebih fokus memburu kiper dan striker. Dua nama yang menjadi prioritas adalah kiper Sriwijaya FC, Ferry Rotinsulu, dan striker Bontang FC, Aldo Barreto Miranda.
"Kita belum punya dana. Makanya harus ada skala prioritas. Dengan berbagai cara kita pakai. Yang penting buruan jangan menjauh," kata Abdi Tunggal, Asisten Manajer Bidang Teknik PSM.
Demi mendapatkan Ferry, pengelola siap mempekerjakan istri Ferry di Makassar. Ferry mempersunting gadis Palembang dan bekerja di sebuah bank swasta.
"Kita sudah tawari dia agar bisa memboyong istrinya ke Makassar. Kita siap bantu dia agar bisa ditampung bekerja di bank asalkan menerima pinangan PSM," Marketing Communication PSM, Noor Korompot.
Noor Korompot mendapat tugas khusus mendekati Ferry. Kiper timnas itu memang dekat dengan Noor Korompot karena sama-sama putra Palu, Sulawesi Tengah. Ferry mengaku memiliki banyak kerabat dan keluarga menetap di Makassar, makanya saat mengetahui diminati PSM, Ferry sangat senang.
Pendekatan kepada Barreto pun demikian. Pengelola PSM "merayu" istri Barreto, Estella, agar bisa menetap di Makassar. Maklum, Estella pernah mengaku lebih betah tinggal di Makassar dibandingkan Bontang.
"Anaknya akan masuk sekolah. Kita janjikan dia bisa sekolah di Makassar. Apalagi memang ada sekolah bertaraf internasional. Berbeda jika di Bontang. Pokoknya kita lakukan pendekatan. Tidak mesti dengan uang dulu," terang Suhardi Hamid, pengelola PSM lainnya yang mendapat tugas mendekati Barreto. (aci)