
Pihak Yayasan Arema Indonesia tengah berusaha mati-matian mempertahankan Pelatih Arema Robert “Meneer” Alberts untuk bertahan bersama Singo Edan. Saat ini, Arema Indonesia sedang getol bernegosiasi dengan agen Robert, yakni Onana Jules Denis terkait nilai kontrak. Negosiasi itu juga dilakukan untuk Esteban Guillen dan Pierre Njanka yang juga bernaung dibawah Onana.
Hal tersebut dibeberkan oleh Ketua Yayasan Arema Indonesia H.M Nur saat ditemui di kantor Arema di Jalan Sultan Agung, kemarin. Menurut M. Nur, Arema akan mempertahankan lima pemain asing serta pelatih yang mengantarkan pada gelar juara. Namun tentu saja, hal itu akan diimbangi dengan menaikkan harga kontrak para pemain dan pelatih.“Kita akan negosiasikan secara rasional. Kalau tak mampu ya terpaksa cari yang lain,” tegas mantan Sekkota Malang itu.
Menurut M. Nur, kenaikan nominal dalam kontrak itu amat wajar mengingat tim sudah berhasil membawa Arema kepada gelar juara. Pasalnya, sejak awal masuk musim kompetisi, targetnya hanya sampai pada papan atas. Terlebih lagi, Arema tergolong paling lambat dalam hal persiapan tim.“Naik ya wajar, karena juara tapi ojok nemen-nemen rek (jangan keterlaluan,red),” guraunya kepada Malang Post.
Musim kompetisi lalu, PT Arema Indonesia mengeluarkan dana sekitar Rp 13 miliar untuk kebutuhan kontrak pemain. Mengenai budget yang disiapkan tahun, Nur mengaku belum bisa mengatakan berapa jumlahnya. Kenapa demikian, karena Arema masih fokus untuk lobbying kepada agen.
“Khusus pelatih dan dua pemain asing (Robert, Esteban dan Njanka) kita masih omong-omong dengan Onana. Pelatih kita perpanjang, tapi belum ada kesepakatan nilai,” jelasnya.Sesuai pertemuan terakhir di Jakarta, kontrak pemain asing memang diperpanjang agar tidak berpengaruh pada even Piala Indonesia. Menurut M. Nur, sejumlah pemain dipastikan bakal menandatangani addendum kontrak.“Komposisi lima pemain kita harapkan tetap, yang habis kontraknya diperpanjang karena ada addendum,” imbuh dia. (ary/nug/malangpost)