
DUA nama mantan pemain PSM, Ali Khaddafi dan Iqbal Samad, kembali disebut bakal kembali ke PSM. Tim Teknik PSM yang dikomandoi Abdi Tunggal kembali memasukkan Ali dan Iqbal dalam daftar buruan PSM musim depan.
Kebetulan keduanya tidak memasang banderol tinggi. PSM realisitis bisa mendapatkan pemain ini karena memang kebetulan ingin kembali. Sumber dari pengelola PSM menyebutkan, negosiasai keduanya berjalan lancar. "Sudah ada tanda oke, dari keduanya. Kita sisa matangkan negosiasi," kata sumber dari kalangan pengelola PSM.
Masuknya dua nama ini tidak menggeser dua buruan di posisi sama, yakni Rhoman Chmelo dan Isnan Ali. Isnan dan Chmelo tetap buruan utama. Namun keduanya sepertinya susah didapatkan, karena belum ada gambaran banderol berapa yang diinginkan. Khusus Chmelo, tampaknya Arema masih akan mempertahankannya. Apalagi dia ingin tampil di Piala Champion Asia.
Makanya Ali dan Iqbal disimpan sebagai alternatif. Kalau negosiasai buntu dengan Isnan dan Chmelo, dua pemain inilah yang hampir pasti berkostum PSM.
Sementara di barisan depan, selain Aldo Barreto target buruan, tiga nama asing asia disodorkan adalah Pipat Tonkanya, Kenji Adacihara, dan Park Jung Hwan. Pengelola sudah melakukan hunting harga ketiga pemain ini. Pipat yang bermain untuk Persisam Samarinda memiliki banderol terendah.
"Sebenarnya lebih ideal Park Jung Hwan bertandem dengan Aldo Barreto. Cuma apakah Park siap bertahan, itu yang masalah. Dia orangnya homesick, sehingga berulah di latihan. Secara teknik, di antara tiga pemain asing Asia di PSM, Park paling bagus," kata asisten pelatih PSM, Asgaf Razak.
Park masih terikat kontrak dengan PSM hingga 31 Agustus 2010. Pemain yang dipinjam dari Persiba Balikpapan di putaran kedua ini satu-satunya pemain asing yang dikontrak selama enam bulan. Empat asing lain; Luis Pena, Osvaldo Moreno, Joo Ki Hwan, dan Shin Hyun Joon sudah berakhir sejak 31 Mei lalu.
Park sekarang masih ada di Indonesia. Tetapi dia sudah tak ikut dalam latihan resmi PSM yang digelar untuk persiapan uji coba melawan Persikutim Kutai Timur, 22 Juni nanti. "Kita tidak tahu dia di mana. Padahal dia masih memiliki kewajiban di PSM," jelas Manajer PSM, Hendra Sirajuddin. (aci)