Share |

Sriwijaya vs Persema : RD Waspadai Serangan Balik , Subangkit Waspadai Duet Pavel-Kayamba


Selama tiga hari latihan, pelatih Rahmad "RD" Darmawan berkonsentrasi dan fokus kepada transisi antara bertahan dan menyerang. Hal ini dilakukan untuk mengatasi serangan balik bergelombang yang kerap dilakukan Persema Malang kala menghadapi laga tandang.

"Saya meminta kepada anak-anak untuk fokus kepada pertandingan nanti menghadapi Persema besok Sabtu (13/3). Lupakan kekalahan lawan Bontang FC. Kalau pun ingin diingat, hasil itu menjadi lecutan semangat bagi para pemain untuk bermain lebih baik dan mencapai hasil sempurna dalam laga berikutnya," kata RD sapaannya, Jumat (12/3).

Menurut pelatih yang juga disapa Cekmad ini, sangat penting bagi anak asuhnya melakukan transisi bertahan dan menyerang secara cepat. Sebab transisi ini sangat penting menentukan arah serangan tim asuhannya.

"Dengan transisi baik dalam bertahan maupun menyerang akan membuat serangan lebih bervariasi. Juga memberikan keuntungan, sebab kita bisa mendikte dan tidak memberikan kesempatan kepada lawan untuk mengatur posisi dan memperbaiki permainan," ujar RD.

Sementara itu Pelatih Persema Subangkit menegaskan Sriwijaya FC merupakan tim bagus dengan materi pemain berkualitas di semua lini. Namun dari semua itu, yang harus diwaspadai adalah duet Kayamba dan Pavel Solomin. Sebab duet kedua pemain ini sangat berbahaya jika tidak dijaga secara khusus.

"Kita konsentrasi dengan semua pemain mereka. Sebab secara kekuatan tidak ada yang berubah dengan SFC. Bahkan masuknya pemain baru mereka membuat tim ini semakin kuat," ujar Subangkit, Jumat (12/3).

Menurut mantan pelatih Persekabpas Pasuruan ini, meski mewaspadai duo asing SFC. Namun ia tidak memerintahkan anak asuhnya untuk menjaga secara khusus duet Pavel-Gumbs, tetapi bermain disipilin.

"Kedua pemain ini memiliki kecepatan, tetapi kita menerapkan permainan disiplin. Dengan disiplin, lini depan SFC akan bertemu dengan pemain lini belakang kita dan saya yakin anak-anak mampu mengatasinya," kata Subangkit.

Menurut dia, Persema akan tampil tanpa kekuatan penuh karena absennya Bima Sakti dan Siswanto."Kita memilih bermain disiplin dan mengandalkan serangan balik. Mengenai target saya rasa kita realitas bermain imbang," ujar Subangkit.

Share on Google Plus

About 12paz