
PT Liga Indonesia (LI) menggulirkan wacana reschedule home Persija Jakarta kontra Persiwa Wamena yang batal digelar, Sabtu (13/3). Skenario itu menguat setelah Badai Pegunungan Tengah, julukan Persiwa, mengalami revisi laga di Piala AFC.
Ide gila itu disuarakan Liga. Rencananya kickoff ulang laga digelar di Malang, Jumat (19/3). Treatment lanjutan bagi home Persija kontra Persipura Jayapura,Selasa (16/3), nasibnya juga terkatung- katung.CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono menegaskan, ada peluang besar menggelar home ulangan.’’Saat ini semua belum diputuskan. Masih ada opsi reschedule selain kalah WO (walk out),” tandas Joko kemarin.
Sinyalemen itu seolah menjungkirbalikkan regulasi yang sudah ditetapkan sejak kickoff Djarum Indonesia Super League (DISL), 11 Oktober lalu. Klub otomatis WO dan nilainya dikurangi tiga bila gagal menggelar pertandingan. Liga juga memberi rujukan tata waktu maksimal pengurusan izin 14 hari menjelang laga.Macan Kemayoran––julukan Persija–– sebenarnya sudah menabrak aturan itu.
Mereka membatalkan home kontra Persiwa dan sibuk memastikan izin beberapa hari menjelang laga.Namun, Liga memiliki opini lain. ”Opsi WO dan penjadwalan ulang saat ini sama kuat. Dalam waktu dekat akan diputuskan,” ungkapnya. Persiwa memang membatalkan rencana away kontra Muang Thong United di Piala AFC,Rabu (17/3).
Imbas memanasnya suhu perpolitikan Thailand dan munculnya beberapa aksi kerusuhan.Hanya, Badai Pegunungan Tengahwajib menjalani lawatan ke China versus South China AA,Selasa (23/3).Apa jadinya dengan waktu persiapan Persiwa bila mereka masih bermain pada Jumat (19/3)?
”Persiwa tidak jadi berangkat ke Thailand karena kondisi di sana kurang kondusif. Tapi, kami menolak bila harus menjalani laga ulangan. DISL itu bukan tarkam. Kami benar-benar kecewa kepada Liga bila tetap memutuskan reschedule,” ungkap Asisten Manajer Persiwa Agus Santoso. (wahyu argia)