
Penampilan impresif Isnaini dan kawan-kawan kala mengalahkan Persiwa Wamena 5-0 di Stadion Rumbai, Rabu (11/3) melambungkan motivasi pelatih Abdul Rahman menghadapi Persipura Jayapura, Sabtu (13/3). Gurning siap mempertahankan gelar jago kandang yang melekat pada PSPS saat ini.
‘Saya sangat optimis kita bisa meraih poin penuh saat menghadapi Persipura mendatang. Pasalnya, kami akan tetap menjaga marwah sebagai jago kandang. Biar saja orang mengatakan jago kandang, yang jelas kita mampu bermain bagus di kandang,’’ ujar Gurning kepada Riau Pos, Kamis (11/3) di mess PSPS Rumbai.
Selain kondisi timnya sedang on fire, optimisme Gurning mencuat setelah melihat hasil kekalahan telak 0-9 Persipura saat main di Liga Champions Asia (LCA) di Changcun Yatai, Cina. Jadi, perjalanan panjang Persipura dari Cina ke Indonesia tentunya sangat melelahkan buat Boaz Salossa dkk.
Tentunya kelelahan yang dialami pemain Persipura ini sangat dimanfaatkan untuk seluruh pemain PSPS mendobrak langsung pertahan apalagi sempat terdengar sebagian pemain Persipura sempat mengalami demam akibat bermain di AFC dibawah suhu minus 19 derajat Celcius.
Hasil pertemuan di putaran pertama dimana PSPS mengalami kekalahan 1-2 saat bertandang Stadion Andi Mattalatta, Makassar, sudah cukup untuk Gurning mengintip kelemahan Persipura. Untuk pola, Gurning tetap memainkan 4-4-2. Ia hanya melakukan sedikit perubahan di komposisi pemain karena Josh Manguire sudah bisa dimainkan.
Disinggung masalah kecepatan dan skill duo striker Persipura, Alberto Goncalves dan Boaz Salossa, Gurning mengakui keduanya memang harus diwaspadai. Pelatih yang akrab dipanggil Bang Haji akan menginstruksikan pemain lini belakang PSPS yang dikoordinir Banaken agar bermain keras tanpa kompromis dan tetap fokus menjaga pergerakan kedua striker ini.
‘’ Ya kita akan minta kepada lini belakang kita agar jangan terpancing dengan emosi serta trik yang dilakukan kedua striker itu. Tetap sabar dan fokus, dengan demikian kedua striker ini akan sulit untuk menembus barisan pertahanan,’’ tambah gurning.
Sementara itu Predikat sebagai juara bertahan tak lantas membuat bek kiri Persipura, Erol Iba memandang sebelah mata PSPS yang baru promosi ke Liga Super musim ini. Pemain yang pernah membela PSPS di Liga Indonesia IX lalu ini justru mewaspadai semangat pemain lokal PSPS.
‘’PSPS saat ini sangat bagus dan memiliki pemain-pemain lokal yang memiliki motivasi dan semangat juang yang kuat serta sulit untuk dikalahkan. Saya pernah merasakan kondisi seperti ini ketika Persipura dihuni pemain lokal. Semangat bertempur di lapangan sangat bagus,’’ ujar Erol saat ditemui Riau Pos di Hotel Jatra, Pekanbaru, kemarin.
Meski demikian, pemain yang menyunting dara Sumatera Barat ini menegaskan menghadapi PSPS Sabtu (13/3) besok, ia tetap konsisten ingin membawa Persipura meraih kemenangan. Erol juga ingin membuat publik Pekanbaru tetap mencintainya seperti beberapa musim lalu meski kini ia berbaju Persipura. Ia dan Persipura siap menyuguhkan pertandingan menarik dan dikenang menjadi sejarah.
Tak sungkan melawan mantan klub? “Dimana bumi di pijak disitu langit dijunjung. Kita tidak boleh membeda-bedakan klub. Sekarang saya membela Persipura jadi tenaga saya harus lepas buat Persipura. Hal ini pula yang saya lakukan ketika menghadapi Persipura saat membela PSPS beberapa musim lalu,’’ tegasnya.