
Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch, Emerson Junto, menyatakan kredibilitas Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia sudah hancur ketika lembaga itu dipimpin oleh Nurdin Halid, narapidana tindak pidana korupsi. Oleh karena itu masyarakat harus berani meminta pergantian ketua umum PSSI kepada figur yang lebik bersih dan tidak mencoreng citra sepak bola Indonesia sendiri.
“Citra politik PSSI hancur karena hal itu (Nurdin sebagai narapidana). Ini adalah sejarah yang memalukan bagi bangsa Indonesia ketika PSSI dipimpin oleh seorang mantan narapidana,” kata Junto dalam seminar “Mendorong Reformasi di PSSI” di kantor ICW, Jakarta, Minggu (7/3). .
Wartawan senior Sumohadi Marsis mengatakan kepemimpinan PSSI harus dikembalikan kepada figur-figur yang tepat. “Dulu PSSI didirikan pada tahun 1930 bukan sekedar untuk mengurus sepak bola, tapi juga menjadi alat perjuangan. Hampir semua pengurus PSSI zaman dulu adalah para Bapak Bangsa. Oleh karena itu kami tidak rela PSSI dikotori oleh pemimpin yang diragukan moralitasnya,” katanya.
ARIS M