Share |

Siaran Langsung Derby Jatim ,Panpel Persebaya Tidak Berhak Menolak


Penolakan Manajer Persebaya Saleh Ismail Mukadar atas rencana siaran langsung derby Jatim antara Persebaya melawan Arema bertepuk sebelah tangan. Kemarin (12/1) CEO PT Liga Indonesia (PT LI) Joko Driyono menegaskan, kontestan Indonesia Super League tidak bisa menolak siaran langsung.

Selain siaran langsung tersebut telah direncanakan, AnTV punya dasar kuat untuk menyiarkan. Yakni, regulasi hak siar PT LI yang telah dibeli stasiun televisi swasta tersebut. "Karena itu, semua tim harus mematuhi regulasi yang ada," ungkap pria asal Ngawi itu.

Sebelumnya, Saleh mengungkapkan penolakannya atas rencana siaran langsung tersebut pada media. Dengan tidak disiarkan langsung, Saleh berharap, pemasukan Persebaya melalui penjualan tiket dapat didongkrak. Bahkan, di laga tersebut, panpel juga diperintahkan untuk tidak memberi potongan harga seperti yang dilakukan pada laga sebelumnya.

Terkait dengan pendapatan dari penjualan tiket, Joko menyatakan cukup memahaminya. Bahkan, hal tersebut akan dijadikan salah satu agenda kerja PT LI berikutnya. PT LI berencana memberikan masukan pada klub peserta terkait dengan keuntungan siaran langsung.

''Untuk tim sebesar Persebaya dengan jumlah pendukung yang banyak, saya ragu apa benar mereka akan meninggalkan Persebaya hanya karena disiarkan langsung oleh TV,'' terangnya.

Joko menjelaskan, siaran langsung juga bisa membantu perkembangan sepak bola modern. Salah satunya, menjadi nilai plus di mata sponsor yang akan bekerja sama dengan tim tersebut.

Sementara itu, pelatih Persebaya Danurwindo menyatakan bahwa timnya sangat antusias menghadapi laga tersebut. Para pemainnya juga sudah memahami sejarah rivalitas dua tim.

''Sejak tiba di Surabaya (dari Karawang) kemarin malam (11/1), kami tegaskan pada pemain bahwa yang ada di pikiran kami adalah Arema,'' terangnya.

Dia menuturkan, suasana tim dalam latihan di Gelora 10 Nopember kemarin sore sangat mendukung. Meski berlatih di bawah guyuran hujan, Mat Halil dkk tampak enjoy. Hal itu memudahkannya untuk mengatur kondisi tim.

''Besok (hari ini, Red) saya harap kondisi tidak jauh dari saat ini, lalu Kamis dan Jumat menurun. Sabtu, kondisi anak-anak sedang di atas,'' sebut mantan pelatih Pelita Jaya tersebut.

Dalam latihan kemarin, Danur -sapaan karib Danurwindo- kembali menempa anak asuhnya dengan penempatan posisi pemain serta permainan cepat. Dia juga menyambut baik niat manajemen untuk berkoordinasi dengannya. Siapa pun pelatih fisik yang dipilih Persebaya nanti, mantan pelatih Persija Jakarta itu berharap agar dirinya bisa bekerja sama dengan yang bersangkutan. Salah satunya, dalam menyusun program latihan untuk tim.

''Sebab, dalam perencanaan biasanya mengenal program kompetisi dan menjelang kompetisi. Karena itu, kalau bisa bekerja sama dengan baik, tinggal dipadukan saja program dari masing-masing,'' tegasnya. (uan/diq)
Share on Google Plus

About 12paz