Mantan gelandang Persisam Putra Samarinda Srdan Lopicic akhirnya
menginjakkan kakinya di Stadion Persiba, Balikpapan, Senin (1/10/2012).
Pemain asal Montenegro tersebut bergabung bersama pemain Persiba lainnya
pada sesi latihan rutin, tadi sore.
Lopicic dikabarkan sudah
menjalin kesepakatan bersama manajemen Beruang Madu (julukan Persiba)
untuk berkostum biru. Dengan begitu, mantan bomber andalan Persisam
tersebut menambah amunisi baru untuk skuad Beruang Madu musim depan.
Meski belum menunjukkan kualitas individunya, namun performa Lopicic
membuat sejumlah suporter fanatik Persiba kerapkali memberikan tepuk
tangan dari arah tribun penonton.Dia mengaku bangga bisa bergabung
bersama Persiba.
"Ya Persiba tim berkualitas dan tim bagus, saya
senang di sini. Suporternya juga bagus dan mereka apresiasi kepada
saya," ujarnya.
Lopicic siap membawa tim
kebanggaan warga Balikpapan ini berprestasi dan disegani oleh tim-tim
raksasa lainnya. Dia juga mengakui, sejumlah pemain inti musim lalu
seperti Kenji Adachihara, Aldo Barreto, Ahmad Sembiring, Matsunaga
Shohei, Sultan Samma, I Made Wirawan dan pemain lainnya sudah hengkang
ke tim lainnya. Meski begitu, Lopicic mengaku Persiba tetaplah tim
terbaik musim lalu untuk wilayah Kalimantan. Dan dia sangat apresiasi
kepada pelatih Hans Peter Schaller.
"Saya tahu musim lalu
Persiba dihuni pemain bagus, tapi sekarang Persiba punya pemain tak
kalah bagus dan saya kira tidak ada masalah, kita harus yakin menjadi
tim berkualitas," tuturnya.
Dirinya juga mengakui rivalitas
mantan timnya Persisam Putra Samarinda dengan Persiba sangat kental
sarat emosi, namun hal itu biasa dalam sepakbola. Dia juga tidak gentar
jika nantinya resmi berkostum Persiba dan akan melakoni partai Derby
Kaltim melawan mantan timnya. Kepindahan dirinya ke Persiba yang
merupakan seteru abadi Persisam adalah hal yang biasa.
Dikatakan
dirinya tetap mengedepankan sisi profesional sebagai pemain sepakbola.
"Iya saya tahu itu (rivalitas Persiba dengan Persisam), keduanya
memiliki suporter yang fanatik dan saya pikir hal itu biasa dalam
sepakbola, begitu juga kemarin saya di Persisam dan sekarang di Persiba,
kita tetap profesional dan menjaga nilai-nilai sepakbola," tandasnya.
