
Satu minggu ini suasana latihan Sriwijaya FC diisi dengan materi games (permainan) lantaran terlalu banyak pemain yang ikut seleksi. Tetapi sejak kemarin sore, tim pelatih telah memutuskan untuk mencoret semua pemain seleksi, kecuali Erik Setiawan dan Cucu Hidayat (Cuhi). “Saya sengaja kasih kesempatan selama satu minggu ini untuk seleksi. Supaya semua pemain puas dan bisa membuktikan kemampuan terbaiknya,” kata pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi.
Sayangnya, menurut pria asli Solo ini, tidak satupun dari sederet pemain seleksi yang membuatnya terpikat. “Kualitasnya merata dan tidak masuk kriteria. Jadi terpaksa semuanya dipersilahkan mencari klub lain,” sambungnya.
Kas menjelaskan dirinya hanya merekomendasikan Erik Setiawan dan Cuhi kepada Manajemen. Hanya saja untuk kepastiannya diserahkan sepenuhnya kepada Manajemen.
“Mungkin hanya Erik dan Cucu yang bisa diajak bergabung. Tinggal lagi proses negosiasi keduanya dengan Manajemen,” imbuh mantan pelatih SFC U-21 ini.
Sebelumnya sesi seleksi sempat menghadirkan striker asal Kroasia Veldran Muratovic dan pemain timnas junior Indonesia Dipo Alam. Sayang keduanya juga dianggap kurang mumpuni.
“Veldran pemain bagus, tapi bukan yang saya cari. Saya butuh striker asing yang bisa menjadi tembok di lini depan, bukan pendobrak,” urainya.
Sedangkan Dipo, dikatakan Kas masih punya potensi untuk lebih berkembang. Tetapi untuk saat ini pemain yang pernah berlatih di Amerika Serikat tersebut dianggap belum mencapai level untuk kerasnya kompetisi Indonesia Super League (ISL).
“Dipo kurang punya kekuatan untuk bertarung. Selain itu passingnya (umpan, Red) juga tidak akurat. Sehingga dari segi permainan, Dipo sulit menyatu,” bebernya.
Praktis dengan demikian jumlah pemain yang akan mengikuti latihan mulain Senin (17/09) kurang dari 20 orang. Meurutnya hal tersebut tidak masalah dan memang sudah direncanakan.
“Selama ini saya belum memberikan materi latihan, tetapi hanya untuk seleksi. Mulain Senin (17/09) latihan tim baru akan dimulai,” paparnya.
Mengenai masih belum lengkapnya sejumlah pemain, Kas tidak mempermasalahkannya. “Nanti yang lain menyusul. Yang penting sudah ada standar dari pemain sekarang,” tegasnya.
Sementara Direktur Teknik dan SDM PT SOM menjelaskan kewenangan pelatih mutlak dalam memberikan keputusan soal perekrutan pemain. Sehingga memang dalam pencoretan para pemain seleksi, pihaknya tidak pernah melakukan intervensi sama sekali.
“Kita memang tidak terlalu terburu-buru merekrut pemain. Soalnya sejumlah pemain sudah berhasil didapatkan untuk bergabung musim ini,” pungkasnya. (kie)
Sayangnya, menurut pria asli Solo ini, tidak satupun dari sederet pemain seleksi yang membuatnya terpikat. “Kualitasnya merata dan tidak masuk kriteria. Jadi terpaksa semuanya dipersilahkan mencari klub lain,” sambungnya.
Kas menjelaskan dirinya hanya merekomendasikan Erik Setiawan dan Cuhi kepada Manajemen. Hanya saja untuk kepastiannya diserahkan sepenuhnya kepada Manajemen.
“Mungkin hanya Erik dan Cucu yang bisa diajak bergabung. Tinggal lagi proses negosiasi keduanya dengan Manajemen,” imbuh mantan pelatih SFC U-21 ini.
Sebelumnya sesi seleksi sempat menghadirkan striker asal Kroasia Veldran Muratovic dan pemain timnas junior Indonesia Dipo Alam. Sayang keduanya juga dianggap kurang mumpuni.
“Veldran pemain bagus, tapi bukan yang saya cari. Saya butuh striker asing yang bisa menjadi tembok di lini depan, bukan pendobrak,” urainya.
Sedangkan Dipo, dikatakan Kas masih punya potensi untuk lebih berkembang. Tetapi untuk saat ini pemain yang pernah berlatih di Amerika Serikat tersebut dianggap belum mencapai level untuk kerasnya kompetisi Indonesia Super League (ISL).
“Dipo kurang punya kekuatan untuk bertarung. Selain itu passingnya (umpan, Red) juga tidak akurat. Sehingga dari segi permainan, Dipo sulit menyatu,” bebernya.
Praktis dengan demikian jumlah pemain yang akan mengikuti latihan mulain Senin (17/09) kurang dari 20 orang. Meurutnya hal tersebut tidak masalah dan memang sudah direncanakan.
“Selama ini saya belum memberikan materi latihan, tetapi hanya untuk seleksi. Mulain Senin (17/09) latihan tim baru akan dimulai,” paparnya.
Mengenai masih belum lengkapnya sejumlah pemain, Kas tidak mempermasalahkannya. “Nanti yang lain menyusul. Yang penting sudah ada standar dari pemain sekarang,” tegasnya.
Sementara Direktur Teknik dan SDM PT SOM menjelaskan kewenangan pelatih mutlak dalam memberikan keputusan soal perekrutan pemain. Sehingga memang dalam pencoretan para pemain seleksi, pihaknya tidak pernah melakukan intervensi sama sekali.
“Kita memang tidak terlalu terburu-buru merekrut pemain. Soalnya sejumlah pemain sudah berhasil didapatkan untuk bergabung musim ini,” pungkasnya. (kie)
