Share |

Ditaksir Arema , Milo Minta Rp 750 Juta Semusim


Setelah Miroslav Janu, Robert Rene Alberts dikaitkan dengan Arema ISL, kini muncul satu nama lagi yang dikabarkan siap membesut tim yang berhome base di Stadion Kanjuruhan. Dia adalah mantan pelatih Arema IPL Milomir Seslija yang kini tengah serius didekati manajemen Arema ISL. Bahkan, pembicaraan antara kedua pihak sudah menyentuh pada tawar menawar nilai kontrak.
Ketika dihubungi, Milo membenarkan sudah ada komunikasi antara dirinya dengan manajemen Arema ISL. "Iya. Manajemen Arema telah menghubungi," kata dia.
Dalam komunikasi tersebut, pelatih berkebangsaan Bosnia Herzegovina itu juga sudah menyebutkan berapa nilai kontrak yang ia inginkan. Terkait berapa nominalnya, Milo tidak bersedia untuk mengungkapkannnya. "Tidak profesional kalau bicara nilai kontrak," kata pelatih terbaik Bosnia 2006 itu.
Tapi, berdasarkan informasi yang dihimpun, nilai kontrak Milo bersama Arema IPL musim 2011/2012 lalu berkisar di angka Rp 750 juta semusim. Jumlah itu terbilang cukup terjangkau untuk ukuran pelatih asing. Juga lebih tinggi dibandingkan dengan yang didapat Wolfgang Pikal di Arema ISL musim lalu, yakni Rp 550 juta.
Milo mengatakan, komunikasi antara dirinya dengan Arema ISL terakhir kali dilakukan pada 20 Agustus lalu. Hingga saat ini belum ada komunikasi lanjutan. "Sekarang terserah mereka. Semoga mereka menghubungi saya lagi," kata pelatih berusia 48 tahun itu.
Ia pun tidak memberikan deadline kepada manajemen Arema ISL. "Tidak ada deadline. Tapi saya harap mereka profesional," harap Milo.
Tapi, Milo menaruh harapan besar untuk bisa menjadi pelatih Arema ISL untuk musim depan. "Saya senang jika bisa kembali karena saya butuh menyelesaikan apa yang dulu pernah saya mulai untuk membawa kemenangan bagi Arema dan Aremania," ujar pelatih yang mendampingi Arema IPL hanya dalam dua laga IPL itu.
Terpisah, Direktur Utama Arema ISL, Rudi Widodo membenarkan bila sudah ada komunikasi antara pihaknya dengan Milo. Tapi, Rudi mengatakan, Milo bukanlah kandidat satu-satunya yang dibidik manajemen Arema ISL. Sebelumnya, Rudi mengatakan manajemen punya tiga rencana (plan). Plan A adalah merekrut pelatih asing ISL, plan B merekrut pelatih asing yang belum pernah berkiprah di Indonesia, dan plan C adalah merekrut pelatih lokal ISL.
Melihat tiga rencana itu, pendekatan terhadap Milo jelas di luar rencana. "Pelatih yang kita dekati punya kualitas sama. Semuanya sedang dalam proses negosiasi," ujar dia.
Yang penting bagi dirinya, pelatih yang dibidik bisa membawa prestasi bagi Arema ISL. "Pelatih itu bisa bikin character building untuk tim yang kuat. Itu yang penting," tegas Rudi.
Sejatinya, bukan kali ini saja Milo dikait-kaitkan dengan Arema ISL. Sebelum Suharno masuk, nama Milo sempat masuk sebagai salah satu kandidat. Selain punya reputasi selama melatih di Bosnia, Milo juga dikenal dekat dengan sejumlah eks Arema IPL yang hijrah ke Arema ISL. Mereka adalah Muhammad Ridhuan, Kurnia Meiga, Dendi Santoso, Sunarto, Hendro Siswanto, Johan Al Farizie.
Share on Google Plus

About 12paz