Share |

Berlagak Preman , Persebaya Kecam Aksi Bonek



- Manajemen Persebaya Surabaya mengecam aksi oknum suporternya, yang melakukan penyerangan terhadap sejumlah suporter Deltras Sidoarjo di Mojokerto.

Sejumlah Bonek, julukan suporter Persebaya, menyegat dan menghajar sejumlah Deltamania, yang baru pulang mendukung tim kesayangannya di Spanyol, Jumat (1/6/12) dini hari. Tiga orang menjadi korban. Satu korban harus kehilangan jari tangannya yang putus akibat sabetan pedang.

“Tidak akan selesai jika dendam dibalas dendam. Sampai kapan ini terjadi,” ungkap Media Relation Persebaya, Ram Surahman. Ia juga menyampaikan pernyataan klub yang mengutuk insiden tersebut.

Atas nama manajemen pula, Ram juga meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini. Namun ia meminta polisi bertindak adil. Sebab, tak semua orang yang berkaus hijau adalah Bonek. Meski Bonek selalu mendapat stigma negatif dari masyarakat.

"Bonek sudah sungguh berubah. Mereka ingin melepas stigma jelek. Tapi kadang media tidak melihat itu. Ironisnya, sampai kerusuhan di luar negeri, ada media di Yogyakarta yang memakai istilah Bonek, padahal Bonek tak ada hubungannya dengan peristiwa itu," jelas Ram.

Sementara itu, Ram memperkirakan bahwa kekerasan di Mojokerto merupakan aksi balas dendam terhadap perlakuan Deltamania kepada seorang Bonek usai laga melawan Negeri Sembilan.

"Kebetulan dia kerja di Pandaan, saat melintas di Sidoarjo itulah kejadian terjadi. Dia mengalami gegar otak dan patah kaki. Teman-teman sampai melakukan penggalangan dana," urai Ram.

"Nah, saat Bonek jadi korban, media seperti acuh. Ini yang kami sayangkan. Harusnya masyarakat dan media memberi porsi sama," tutupnya.(tor)

Share on Google Plus

About 12paz