Manajemen Sriwijaya FC menyarankan Pemerintah Sumatera Selatan membuat pagar pembatas pada sekeliling Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring untuk menertibkan parkir kendaraan.
“Seperti sekeliling Stadion Gelora Bung Karno terdapat pagar berupa
barikade sehingga tidak ada penonton yang memarkir kendaraan di sana.
Sementara di Stadion Jakabaring penonton dapat seenaknya memarkir
kendaraan mendekati pintu masuk,” kata Sekretaris PT Sriwijaya Optimis
Mandiri Faisal Mursyid.
Masyarakat Sumatera Selatan harus membiasakan diri memarkir kendaraan
jauh dari areal stadion seperti yang terjadi pada kawasan olahraga
bertaraf internasional lainnya.
“Orang Palembang itu maunya kendaraan terparkir tepat di pintu masuk
padahal jika pernah menonton di Stadion Gelora Bung Karno tidak akan
bisa seperti itu. Areal parkir dengan stadion jaraknya bisa 2 KM,”
ujarnya.
Panitia pelaksana saat ini berupaya menertibkan parkir kendaraan roda
dua dan roda empat pada pertandingan SFC. Fokus utama untuk mengamankan
jalur evakuasi yang kerap kali di salah gunakan dengan dijadikan tempat
parkir kendaraan para penonton.
Pensterilan jalur evakuasi menjadi penting karena beberapa pemain
sepak bola di dunia didapati mengalami gagal jantung di lapangan.
“Beberapa tempat di sekitar stadion telah disiapkan menjadi kantong
parkir tapi tetap saja masyarakat sulit diatur. Ke depannya para petugas
akan lebih tegas dengan menutup areal menuju parkir VIP,” ujarnya.
Sementara Kepala Bidang Perbedayaan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga
Sumatera Selatan Irhamni mengatakan telah memikirkan mengenai pembuatan
pagar barikade itu.
“Memang sebaiknya seluruh stadion diberikan pagar pembatas berupa
barikade tapi tentunya biaya sangat mahal sekali. Sementara ini, kami
mengupayakan untuk areal VIP terlebih dahulu,” katanya.
Sementara ini, pihaknya berupaya mendapatkan sumbangan besi bekas dari PT Pertamina.
“Meski bekas tapi kualitasnya lebih baik dari besi yang dijual di
pasaran. Kami akan mengupayakan untuk pensterilan areal VIP terlebih
dahulu untuk menyikapi kebutuhan yang mendesak saat ini karena
pertandingan SFC sudah berjalan,” tandas Irhamni. (ant)
