Dua kemenangan kandang menjadi
modal bagi tim "Maung Bandung" Persib untuk menghadapi tuan rumah PSPS
Pekanbaru pada laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2011-2012 di
Stadion Kuantan Singingi, Rabu (23/5). Dengan mengusung "kebangkitan",
Persib bertekad meraih poin dan siap mematahkan rekor buruk atas PSPS di
kandangnya.Kemenangan dua laga sebelumnya dianggap
sebagai kebangkitan kubu
Persib. Karena, tim "Maung Bandung"
sempat terpuruk di empat laga sebelumnya.
Tetapi kebangkitan Persib akan diuji
saat melawan PSPS petang ini. Persib memang
belum pernah meraih kemenangan tandang
(kecuali melawan Pelita Jaya di Stadion
Si Jalak Harupat, red).
Pelatih Persib Bandung, Robby Darwis berjanji
tidak akan menyia-nyiakan kesempatan
baik yang tengah dimiliki Persib. Robby merasa
yakin saat ini tim asuhannya berada dalam
tren positif dan siap untuk meraih poin penuh
di kandang lawan.
"Kita berjanji akan memberikan yang terbaik
untuk bobotoh dan pemain, karena kita
sudah jauh-jauh dan harus memberikan tontonan yang menarik walaupun
cuaca panas sekali," terang Robby.
Robby mengatakan, dalam laga
nanti Persib tidak akan terlalu
banyak mengubah gaya permainannya.
Persib tetap akan
tampil menyerang seperti yang telah
dilakukan di dua laga sebelumnya.
Selain itu, Robby pun optimis cuaca
panas tidak akan banyak menggangu
penampilan para pemainnya.
"Kami tetap akan tampil offensif
dan efektif. Kemudian pengaturan
tempo di lapangan dalam kondisi
cuaca panas di sini. Tapi segalanya
saya serahkan kepada pemain yang
ada di lapangan," papar Robby.
Pada laga nanti, Persib harus
kehilangan Noh "Along" Alam Shah
dan Budiawan yang terkena sanksi
akumulasi kartu kuning. Sebagai
pengganti Along, Robby diprediksi
bakal memilih Airlangga Sucipto.
Sedangkan sektor sayap kanan
yang ditinggalkan Budiawan, hampir
dipastikan bakal dipercayakan
kepada M. Ilham.
"Sejak sesi latihan kemarin pemain
kita sudah siap tempur. Alhamdulillah
tidak ada pemain yang
cedera," tuturnya.
Siap bangkit
Sementara itu, PSPS Pekanbaru
selaku tuan rumah siap bangkit dari
tiga kali kekalahan sebelumnya. Kemenangan
atas Persib menjadi faktor
penting untuk menjaga agar
PSPS bisa terus bersaing di papan
tengah, dan tidak terseret ke papan
bawah.
"Saya sudah instruksikan kepada
semua pemain agar bermain habishabisan
untuk memenangi pertandingan
melawan Persib," terang
Asisten Pelatih PSPS, Aprizal.
Aprizal menambahkan, seluruh
anak asuhannya sudah melupakan
kekalahan yang dialaminya di
Papua, bahkan mereka sudah siap
tempur untuk meladeni permainan
cepat Persib.
Ditegaskan Aprizal, "Laskar Batuah"
tidak merasa gentar menghadapi
Persib yang diperkuat sejumlah
pemain bintang. "Saya berharap
anak-anak tidak terprovokasi dengan
permainan lawan. Para pemain
harus tetap percaya diri. Saya minta
anak-anak bermain lepas tanpa beban,"
ujarnya.
(B.98)**

