
Timnas Indonesia berada di grup neraka dalam laga penyisihan Piala An-Nakbah, Palestina 13-23 Mei mendatang.
Pertandingan kompetisi invitasi An-Nakbah yang digelar dalam rangka peringatan untuk mendukung kemerdekaan negara Palestina itu mendatangkan 10 negara yang dibagi dalam tiga grup.
Menurut sebuah sumber, Indonesia tergabung di grup B bersama Uzbekistan, Kurdistan (Irak). Grup A ada tuan rumah Palestina, Vietnam, Pakistan dan Srilanka. Grup C ada Tunisia, Jordan dan Mauritania.
Aturannya, karena Grup B dan C hanya yang berisi tiga negara akan diambil juara grup untuk maju ke semifinal. Sementara grup A juara dan runner up, yang berhak lolos.
Manajer Timnas Ramadhan Pohan mengakui betapa terjalnya jalan tim yang diasuhnya untuk menjuarai kompetisi tersebut.
"Kita masuk dalam Grup berat, Grup B bersama Irak, Uzbekistan, Kurdistan. Untuk masuk semifinal, kita harus juara grup pula," ujar Ramadhan , Selasa (8/5/2012).
Menurut Ramadhan, jika timnas masuk semifinal, maka negara yang akan dihadapi adalah juara grup A yg terdiri dari Palestina, Vietnam, Pakistan, Srilanka. Sementara, juara grup C akan melawan runner up grup A.
Kekuatan Irak dan Uzbekistan, kata Ramadhan, sangat tangguh. Apalagi Irak, mereka sempat mengecap sebagai juara se-Asia. Meski begitu Ramadhan tetap yakin timnya bisa lolos.
"Iraq dan Uzbek kekuatannya diketahui berat. Tak ada kata lain kecuali mati2an mengalahkan mereka. "Walaupun berat, tak ada kata lain kecuali siap tempur," tegas politisi Partai Demokrat tersebut.
Menurut jadwal, pertandingan pertama Indonesia melawan Uzbekistan, Kamis (17/5/2012) jam 5 sore waktu setempat di stadion Nablus Municipal, Nablus. Pertandingan kedua melawan Kurdistan/Irak Sabtu (19/5/2012) jam 5 sore di Dura Stadium, Dura.
Semifinal kejuaraan ini aka digelar Senin (21/5/2012) antara juara grup A lawan juara grup B jam 5 sore di Alhussein Ben Ali Stadium, Hebron. Sementara juara grup C lawan runner up grup A tanggal yang sama jam 7.30 malam di Faisal Husseini Stadium, Alram. Final akan digelar Rabu (23/5/2012) jam 6 sore di Dura Stadium, Dura.[iaf]
Pertandingan kompetisi invitasi An-Nakbah yang digelar dalam rangka peringatan untuk mendukung kemerdekaan negara Palestina itu mendatangkan 10 negara yang dibagi dalam tiga grup.
Menurut sebuah sumber, Indonesia tergabung di grup B bersama Uzbekistan, Kurdistan (Irak). Grup A ada tuan rumah Palestina, Vietnam, Pakistan dan Srilanka. Grup C ada Tunisia, Jordan dan Mauritania.
Aturannya, karena Grup B dan C hanya yang berisi tiga negara akan diambil juara grup untuk maju ke semifinal. Sementara grup A juara dan runner up, yang berhak lolos.
Manajer Timnas Ramadhan Pohan mengakui betapa terjalnya jalan tim yang diasuhnya untuk menjuarai kompetisi tersebut.
"Kita masuk dalam Grup berat, Grup B bersama Irak, Uzbekistan, Kurdistan. Untuk masuk semifinal, kita harus juara grup pula," ujar Ramadhan , Selasa (8/5/2012).
Menurut Ramadhan, jika timnas masuk semifinal, maka negara yang akan dihadapi adalah juara grup A yg terdiri dari Palestina, Vietnam, Pakistan, Srilanka. Sementara, juara grup C akan melawan runner up grup A.
Kekuatan Irak dan Uzbekistan, kata Ramadhan, sangat tangguh. Apalagi Irak, mereka sempat mengecap sebagai juara se-Asia. Meski begitu Ramadhan tetap yakin timnya bisa lolos.
"Iraq dan Uzbek kekuatannya diketahui berat. Tak ada kata lain kecuali mati2an mengalahkan mereka. "Walaupun berat, tak ada kata lain kecuali siap tempur," tegas politisi Partai Demokrat tersebut.
Menurut jadwal, pertandingan pertama Indonesia melawan Uzbekistan, Kamis (17/5/2012) jam 5 sore waktu setempat di stadion Nablus Municipal, Nablus. Pertandingan kedua melawan Kurdistan/Irak Sabtu (19/5/2012) jam 5 sore di Dura Stadium, Dura.
Semifinal kejuaraan ini aka digelar Senin (21/5/2012) antara juara grup A lawan juara grup B jam 5 sore di Alhussein Ben Ali Stadium, Hebron. Sementara juara grup C lawan runner up grup A tanggal yang sama jam 7.30 malam di Faisal Husseini Stadium, Alram. Final akan digelar Rabu (23/5/2012) jam 6 sore di Dura Stadium, Dura.[iaf]
