Pelita Jaya tampil impresif di depan pendukungnya sendiri
kala bersua Persiwa Wamena. Hasilnya, poin maksimal pun berhasil direbut
lewat kemenangan 2-1.
Pelita Jaya menjamu Persiwa di Stadion Singaperbangsa dalam pertandingan lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL), Rabu (9/5/2012) sore WIB.
Pelatih Pelita Rahmad Darmawan menggunakan skema 4-4-2 di pertandingan ini. Duet Safee Sali dan Greg Nwokolo menjadi andalan di lini depan. Adapun, Alexander Bajevski bertindak sebagai penyerang lubang.
Persiwa Wamena juga menggunakan skema 4-4-2 di pertandingan ini. Duet Boakai Eddie Foday dan Jaelani Arey Sini menjadi tumpuan dalam mendobrak pertahanan Pelita.
Sepanjang babak pertama, Pelita Jaya tampil dominan dalam menyerang. Kecepatan duet Safee Sali dan Greg Nwokolo seringkali merepotkan barisan belakang Persiwa. Bajevski juga tampil apik dalam melepas umpan-umpan terobosan akurat kepada duet penyerang.
Peluang pertama Pelita hadir di menit kesembilan. Berawal dari sebuah serangan balik, Greg melepas umpan kepada Bajevski. Kemudian, Bajevski melakukan gerakan berputar dan melepas tembakan datar. Sayang, arahnya masih melebar.
Empat menit kemudian, Pelita kembali mendapat peluang. Menerima umpan dari tendangan bebas Greg, tandukan Dzekov masih tinggi di atas mistar gawang Persiwa.
Terus menyerang, kebuntuan Pelita terpecahkan di menit ke-16. Diawali sepak pojok Safee Sali, tandukan Bajevski dari jarak dekat bersarang mulus di gawang Persiwa. 1-0 Pelita unggul.
Gol kedua Pelita lahir di menit ke-43. Greg lolos dari jebakan offside. Lalu, dia mengirim umpan datar ke Bajevski yang berdiri bebas. Dengan tenang, pemain asal Republik Macedonia itu menyontek bola di depan gawang. 2-0 Pelita unggul.
Hingga babak pertama usai, keunggulan dua gol Pelita tetap tak berubah.
Pelita tetap tampil agresif di babak keduia. Tetapi, serangan Pelita gagal menciptakan gol kedua karena dibangun dengan terburu-buru.
Hal itu justru dimanfaatkan Persiwa untuk melancarkan serangan balik. Beberapa kali serangan balik Persiwa membahayakan gawang Pelita.
Persiwa mampu memperkecil ketertinggalannya di menit ke-57. Tendangan keras datar Edi Foday ke pojok kanan gawang gagal diselamatkan kiper I Made Kadek Wardana. Skor berubah menjadi 2-1.
Gol itu sontak membangkitkan semangat para pemain pelita untuk segera merespon. Greg Nwokolo nyaris membawa Pelita unggul 3-1 di menit ke-80. Sayang, tendangannya ke gawang yang sudah kosong masih melebar.
Hingga pertandingan usai, keunggulan 2-1 pelita tetap tak berubah. Hasil ini tak merubah poisi Pelita di posisi ketujuh klasemen ISL dengan 34 angka.
Pelita Jaya menjamu Persiwa di Stadion Singaperbangsa dalam pertandingan lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL), Rabu (9/5/2012) sore WIB.
Pelatih Pelita Rahmad Darmawan menggunakan skema 4-4-2 di pertandingan ini. Duet Safee Sali dan Greg Nwokolo menjadi andalan di lini depan. Adapun, Alexander Bajevski bertindak sebagai penyerang lubang.
Persiwa Wamena juga menggunakan skema 4-4-2 di pertandingan ini. Duet Boakai Eddie Foday dan Jaelani Arey Sini menjadi tumpuan dalam mendobrak pertahanan Pelita.
Sepanjang babak pertama, Pelita Jaya tampil dominan dalam menyerang. Kecepatan duet Safee Sali dan Greg Nwokolo seringkali merepotkan barisan belakang Persiwa. Bajevski juga tampil apik dalam melepas umpan-umpan terobosan akurat kepada duet penyerang.
Peluang pertama Pelita hadir di menit kesembilan. Berawal dari sebuah serangan balik, Greg melepas umpan kepada Bajevski. Kemudian, Bajevski melakukan gerakan berputar dan melepas tembakan datar. Sayang, arahnya masih melebar.
Empat menit kemudian, Pelita kembali mendapat peluang. Menerima umpan dari tendangan bebas Greg, tandukan Dzekov masih tinggi di atas mistar gawang Persiwa.
Terus menyerang, kebuntuan Pelita terpecahkan di menit ke-16. Diawali sepak pojok Safee Sali, tandukan Bajevski dari jarak dekat bersarang mulus di gawang Persiwa. 1-0 Pelita unggul.
Gol kedua Pelita lahir di menit ke-43. Greg lolos dari jebakan offside. Lalu, dia mengirim umpan datar ke Bajevski yang berdiri bebas. Dengan tenang, pemain asal Republik Macedonia itu menyontek bola di depan gawang. 2-0 Pelita unggul.
Hingga babak pertama usai, keunggulan dua gol Pelita tetap tak berubah.
Pelita tetap tampil agresif di babak keduia. Tetapi, serangan Pelita gagal menciptakan gol kedua karena dibangun dengan terburu-buru.
Hal itu justru dimanfaatkan Persiwa untuk melancarkan serangan balik. Beberapa kali serangan balik Persiwa membahayakan gawang Pelita.
Persiwa mampu memperkecil ketertinggalannya di menit ke-57. Tendangan keras datar Edi Foday ke pojok kanan gawang gagal diselamatkan kiper I Made Kadek Wardana. Skor berubah menjadi 2-1.
Gol itu sontak membangkitkan semangat para pemain pelita untuk segera merespon. Greg Nwokolo nyaris membawa Pelita unggul 3-1 di menit ke-80. Sayang, tendangannya ke gawang yang sudah kosong masih melebar.
Hingga pertandingan usai, keunggulan 2-1 pelita tetap tak berubah. Hasil ini tak merubah poisi Pelita di posisi ketujuh klasemen ISL dengan 34 angka.
Susunan Pemain:
Pelita Jaya: Kadek;Zhekov, Firdaus, Edi Hafid, Erik; Joko, Dedi, Tarkpor, Bajevski;Safee, Greg
Persiwa Wamena: Syaifudin; Firly, Yuichi, Desnam,Soleh; Padwa, John, Merani, Hyun Kim; Sini, Foday,
Pelita Jaya: Kadek;Zhekov, Firdaus, Edi Hafid, Erik; Joko, Dedi, Tarkpor, Bajevski;Safee, Greg
Persiwa Wamena: Syaifudin; Firly, Yuichi, Desnam,Soleh; Padwa, John, Merani, Hyun Kim; Sini, Foday,

