Share |

Dana Konsorsium IPL Macet , Emile Bertrand Mbamba Kuras Tabungan


PT LPIS, konsorsium IPL, mulai ngos-ngosan. Klub dan pemain jadi korban. Emile Bertrand Mbamba (Persema Malang) terpaksa kuras tabungan.

Kabar PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) sebagai konsorsium Indonesia Premier League (IPL) tengah sekarat makin mendekati kenyataan. Persema, kontestan IPL, terpaksa menunggak gaji ofisial dan pemain selama 3 bulan.

Kondisi itu tercermin dari pernyataan Mbamba, punggawa asing Laskar Ken Arok. Mbamba asal Kamerun dan kini tinggal di Indonesia bersama keluarganya, mengaku terpaksa menguras tabungan pribadinya untuk bertahan hidup karena gajinya sebagai pemain Persema belum dibayar sejak Februari 2012.

"Saya tidak tahu apa-apa tentang masalah yang dialami konsorsium. Yang saya tahu saya bermain untuk Persema dan digaji. Tapi, sudah 3 bulan saya belum terima hak saya," cetus Mbamba .

"Saya di Indonesia bersama keluarga. Jika tidak gajian, kami mau makan apa? Tabungan pun bakal habis. Sabar juga ada batasnya," lanjut Mbamba.

Menanggapi pernyataan sang pemain, media ofiser Persema Farnia Ramadhani hanya bisa pasrah. Pasalnya, selama ini Persema memang menggantungkan hidup kepada konsorsium.

"Manajemen Persema telah menanyakan soal gaji pelatih, pemain, dan ofisial kepada konsorsium. Tapi, kami diminta bersabar. Jadi, itu jugalah yang kami sampaikan kepada para pelatih, pemain, dan ofisial Persema," cetus Farnia.

ksb
Share on Google Plus

About 12paz