
Gelandang PSM Makassar, Syamsul Bahri Chaeruddin, menunda keberangkatan ke Jakarta untuk mengikuti seleksi timnas senior. Syamsul beralasan ayahnya sedang sakit sehingga harus menunda bergabung mengikuti seleksi timnas yang akan dipersiapkan mengikuti turnamen Al-Nakba Internasional di Palestina, pada 12-13 Mei 2012 mendatang.
Dari dua pemain PSM yang dipanggil, hanya bek kiri Satrio Syam yang berangkat memenuhi panggilan PSSI. Satrio telah meninggalkan Makassar Senin (16/4/12). "Saya berangkat hari ini. Syamsul menyusul karena ayahnya sedang sakit," jelas Satrio, siang tadi.
Sumber , menyebutkan, Syamsul, kemungkinan besar tidak akan mengikuti seleksi yang akan berlangsung 17-18 April ini. Selain karena ayahnya sedang sakit, mantan pemain PSM di era Liga Super Indonesia (LSI), mantan pemain Persija Jakarta dan Sriwijaya FC ini, kabarnya juga sudah tidak ingin berkostum timnas lagi. Faktor usianya yang sudah uzur untuk ukuran pemain bola (29 tahun) menjadi alasan Syamsul enggan memenuhi panggilan timnas.
Syamsul sendiri sudah cukup berpengalaman mengenakan kostum Garuda. Di masa jayanya sebagai pebola, pemain asal Limbung, Gowa ini, merupakan langganan timnas di sejumlah event sepakbola Asia dan dunia.
Sebanyak 45 pemain terdiri dari 24 pemain LPI, 12 pemain LSI dan 9 pemain Indonesia yang bermain di klub luar negeri dipanggil mengikuti seleksi ini. Pemain yang dinyatakan lolos seleksi kemudian akan mengikuti training centre mulai 22 April hingga 10 Mei di Yogyakarta.
Selain persiapan mengikuti turnamen Al-Nakba yang akan diikuti negara-negara di Timur Tengah, seperti Irak, Yordania, Pakistan, Sri Lanka, Tunisia dan Uzbekistan ini, timnas senior juga akan dipersiapkan melawan Inter Milan dalam laga persahabatan tim asal Italia ini dengan timnas Indonesia Mei mendatang.(T1)
Dari dua pemain PSM yang dipanggil, hanya bek kiri Satrio Syam yang berangkat memenuhi panggilan PSSI. Satrio telah meninggalkan Makassar Senin (16/4/12). "Saya berangkat hari ini. Syamsul menyusul karena ayahnya sedang sakit," jelas Satrio, siang tadi.
Sumber , menyebutkan, Syamsul, kemungkinan besar tidak akan mengikuti seleksi yang akan berlangsung 17-18 April ini. Selain karena ayahnya sedang sakit, mantan pemain PSM di era Liga Super Indonesia (LSI), mantan pemain Persija Jakarta dan Sriwijaya FC ini, kabarnya juga sudah tidak ingin berkostum timnas lagi. Faktor usianya yang sudah uzur untuk ukuran pemain bola (29 tahun) menjadi alasan Syamsul enggan memenuhi panggilan timnas.
Syamsul sendiri sudah cukup berpengalaman mengenakan kostum Garuda. Di masa jayanya sebagai pebola, pemain asal Limbung, Gowa ini, merupakan langganan timnas di sejumlah event sepakbola Asia dan dunia.
Sebanyak 45 pemain terdiri dari 24 pemain LPI, 12 pemain LSI dan 9 pemain Indonesia yang bermain di klub luar negeri dipanggil mengikuti seleksi ini. Pemain yang dinyatakan lolos seleksi kemudian akan mengikuti training centre mulai 22 April hingga 10 Mei di Yogyakarta.
Selain persiapan mengikuti turnamen Al-Nakba yang akan diikuti negara-negara di Timur Tengah, seperti Irak, Yordania, Pakistan, Sri Lanka, Tunisia dan Uzbekistan ini, timnas senior juga akan dipersiapkan melawan Inter Milan dalam laga persahabatan tim asal Italia ini dengan timnas Indonesia Mei mendatang.(T1)
