Share |

Striker Persija JEONG Kwang-Sik Bisa Terhambat ITC


JEONG Kwang-Sik resmi berkostum Persija, Rabu (4/4). Tapi, soal ITC kembali mengemuka seperti menimpa para pemain asing di awal ISL 2011/2012.

Persija Jakarta resmi menggaet Kwang-Sik dari salah satu klub Australia Brisbane City. Rabu (4/4), prosesi penandatangan kontrak pun dilakukan di kantor Persija.

Kwang-Sik diikat kontrak berdurasi setengah musim yang berpotensi untuk diperpanjang pada akhir musim nanti.

Pemain asal Korea Selatan itu diproyeksikan menambah daya gedor tim Macan Kemayoran pada putaran II Indonesia Super League (ISL) 2011/2012 yang biasa digalang Bambang 'Bepe' Pamungkas dan Pedro Javier.

Meski soal kesepakatan kedua belah pihak tidak bermasalah, tapi Kwang-Sik masih harus bersabar untuk dapat dimainkan pelatih Iwan Setiawan. Sebab, International Transfer Certificate (ITC) dari federasi sepakbola Australia atas transfer itu belum keluar.

"Memang belum, tapi tengah kami kerjakan. Semoga sebelum laga pertama Persija di putaran II ISL musim ini berlangsung, proses itu sudah rampung," ujar Media Ofiser Persija Viola.

Namun, seperti diketahui, ITC baru keluar dari federasi sepakbola negara klub asal sang pemain jika Transfer Matching System (TMS) yang dilakukan klub tujuan telah selesai.

Yang jadi permasalahan, TMS itu bisa di akses klub peserta sebuah kompetisi semusim 2 kali. Di Indonesia untuk musim ini, tahap pertama, September-Oktoner 2011 dan kedua, Februari 2012, sudah berlangsung.

Dengan kondisi seperti itu, artinya, Persija kemungkinan tidak bakal bisa memainkan Kwang-Sik di sisa ISL musim ini.

Kendala itu bukan yang pertama terjadi di Indonesia. Pada awal musim ISL 2011/2012 pun terjadi hal serupa. Namun, ketika tahap kedua TMS dibuka, Februari 2012, para pemain asing yang belum keluar ITC-nya dan belum bisa diaminkan klub barunya pun langsung bisa diturunkan.

Seperti dikatakan Tigor Shalom Boboy, Sekretaris PT Liga Indonesia (LI) yang kini juga acting Sekjen PSSI, tidak sesuainya jadwal TMS dengan jendela transfer di kompetisi sepakbola Indonesia tak terlepas dari kisruh yang melanda sepakbola Indonesia. Sebab, menurut Tigor, jadwal TMS dan jendela transfer itu beriringan.

"Itulah yang jadi permasalahannya. Saat sepakbola Indoensia dilanda kisruh dan berdampak pada jadwal kompetisi, hal-hal seperti itu menjadi kendala," ujar Tigor.

"Untuk musim ini, tahap pertama dan kedua sudah berlangsung, yaitu September-Oktober 2011 untuk tahap pertama dan Februari 2012 untuk tahap keduanya. Jadi, jika ada transfer pemain asing dari klub luar, baru bisa direalisasikan pada musim depan," jelas Tigor.

ksb
Share on Google Plus

About 12paz