Share |

Gak Digaji , Markus Horison Keluar Dari PSMS


Kebersamaan Markus Haris Maulana dengan PSMS ISL tak bisa terajut lagi. Sang kiper utama akan didepak dari tim. Sejatinya, keputusan pendepakan Markus akan dilakukan Rabu (18/4) malam, dalam rapat manajemen. Namun, sinyal itu sudah terlihat saat Markus kembali tidak ikut latihan bersama tim di Stadion Teladan, Selasa (17/7) sore WIB.
Markus sempat ikut latihan Rabu pagi harinya. Namun, saat hendak bersiap-siap ikut latihan sore hari, mantan kiper timnas itu diajak bicara oleh pelatih kiper, Sugiar. Keduanya terlibat pembicaraan di kamar Markus di lantai dua mess PSMS. Selepas itu, Markus tidak ikut rombongan bersama ke stadion.

Pelatih Kiper PSMS Sugiar tak bisa banyak bicara. Sugiar mengatakan dirinya sudah memberitahu Markus, kalau dia tidak akan bersama tim ini lagi. Itu berarti laga lawan Deltras dan seterusnya, Markus tidak lagi berlabel kiper PSMS.

"Saya sudah sampaikan ke dia secara pribadi tadi sore. Walau saya tidak enak juga. Namun, Markus bisa menerima. Secara umum, ya kami tidak ingin memaksakan pemain yang sudah tidak nyaman di tim," ungkapnya.

Soal bagaimana ke depannya, Sugiar menyerahkan Markus ke manajemen. "Sebagai pelatih, saya sudah sampaikan. Mungkin soal lainnya, bisa ke manajemen," tegasnya.


Sementara itu, CEO PSMS Medan ISL Idris mengatakan pihaknya baru memberi keputusan final soal Markus, Rabu (18/4). "Markus kan sudah bilang kalau dia sudah tidak nyaman lagi di tim. Itu kan keinginan pribadinya. Enggak mungkin kan kita paksakan dia bertahan di tim. Tapi supaya objektif, saya tetap menunggu hasil rapat manajer tim dan tim pelatih. Besok (hari ini) sudah akan diputuskan," ungkapnya.

Lalu bagaimana komentar Markus? Kiper berkepala plontos ini, mengakui memang sudah menerima apa yang disampaikan pelatih. "Ya, saya profesional. Apapun keputusan manajemen saya terima. Yang penting selama putaran pertama, saya sudah berjuang menjaga gawang PSMS. Dan ini keputusan menejemen bukan dari kemauan saya," ujarnya , melalui Blackberry chat, Selasa (17/4) sore.

Dari keputusan manajemen ini, kiper kelahiran Pangkalan Brandan, Sumatera Utara ini, sudah mengantisipasi efek lanjutan. "Paling saya menjaga saja, pasti manajemen mengkambinghitamkan saya. Pasti saya dibilang salah. Pasti manajemen buang badan, enggak mau disalahkan. Kalau yang gini saya sudah berpengalaman," timpalnya.

"Yang penting saya sudah tunjukkan kualitas di PSMS, dan yang penting saya sudah membawa PSMS berjuang sampai peringkat sebelas dengan tim yang tanpa bintang," lanjut mantan kiper Persib Bandung ini.

Markus melanjutkan, dirinya menampik soal melakukan blunder dengan komentarnya di media terkait kesulitan keuangan karena belum gajian. "Lha sekarang, saya salah apa. Wajar donk saya pinjam uang buat bayar kredit mobil, buat kebutuhan saya yang lain-lain juga. Itu kan hak pemain. Kalau masalah kualitas di pertandingan, kalian sudah lihat sendiri. Wajar kan saya cuma minta hak sebagai pemain," tukasnya.

"Kita bonus menang seri enggak ada. Ya wajar kan kami pemain kalau gaji belum turun, ya pinjamlah ntar dipotong gaji. Tapi karena manajemen nggak ada, ya saya sendiri usaha cari pinjaman," bebernya.

"Tapi sudahlah saya enggak mau salahin siapa-siapa. Dalam sepakbola yang gini-gini itu wajar. Mungkin PSMS mau cari pemain lebih bagus dari saya. Itu wajar, dan itu hak manajemen," jelasnya.

Dia juga berpesan ke suporter. "Terima kasih sudah memberi dukungan buat PSMS. Dan saya mohon maaf, kalau ada salah kata dan tingkah laku aku terhadap suporter, khususnya masyarakat Sumut. Semoga PSMS bisa maju dan berprestasi lagi di level tertinggi di ISL," tegasnya.

Dia juga mengaku tak menyalahkan pelatih. "Khusus untuk pelatih. Saya berterima kasih terhadap mereka. Karena mereka banyak memberi saran, memberi ilmu ke saya. Buat rekan-rekan pemain, saya mohon maaf, kalau ada salah kata dan laku," ungkapnya.

Perihal masa depan, suami Kiki Amalia ini belum mau bicara banyak. Memang ada beberapa klub yang mendekatinya. Tapi soal mana yang dipilihnya, dia enggan mengungkapkan. "Untuk saat ini, masih rahasia dulu ya," pungkasnya. (gk-38)
Share on Google Plus

About 12paz