
Mitra Kukar melakoni laga perdana di putaran kedua kompetisi Indonesia Super League (ISL) di rumah sendiri. Lawannya adalah Persiram Raja Ampat, tim yang datang dengan motivasi tinggi usai menahan imbang Persisam Putra (14/4) malam lalu.
Jelas bukan pertandingan mudah, karena tim tamu datang dengan ambisi mencuri angka kedua di Kaltim. (Siaran Langsung Antv pukul 16.30 Wita). Namun Mitra Kukar jelas sudah mempersiapkan diri dengan matang, apalagi mereka telah mempelajari permainan Persiram saat bertemu Persisam Putra.
"Kami sudah mempersiapkan semuanya sejak putaran pertama selesai. Pembenahan kami lakukan agar prestasi tim ini bisa lebih baik di kompetisi," terang Sukardi Kardok, karteker pelatih Mitra Kukar saat dikonfirmasi kemarin.
Kardok mengatakan, dirinya hanya meminta semua pemainnya bermain maksimal. Sebab jika semua kemampuan sudah diberikan dalam pertandingan, ia yakin hasilnya akan bagus.
"Yang penting main sesuai dengan apa yang diinginkan. Kalau anak-anak bermain bagus, saya percaya hasilnya akan bagus. Tapi saya tak mau bicara soal hasil pertandingan, kita lihat saja setelah wasit meniup peluit panjang," terangnya.
Selama persiapan, Kardok fokus pada pembenahan fisik, penyelesaian akhir dan koordinasi permainan. Masalah penyelesaian akhir jadi yang utama, karena di putaran kedua skuad Naga Mekes sudah tak lagi diperkuat Marcus Bent. Selain Bent, Mitra Kukar juga sudah memutus kontrak Pierre Njanka.
"Jelas ada perubahan tanpa kedua pemain tersebut. Tapi perubahannya tak terlalu signifikan," sambungnya.
Persiram sendiri bisa jadi momok bagi Mitra Kukar. Sebab setelah mengalahkan Periwa di laga pembuka laga kandang, Ahmad Bustomi dkk tak lagi bisa menang atas Persipura dan Persidafon Dafonsoro, dua tim Papua lain di kandang sendiri.
"Kami akan hapus mitos tersebut. Anak-anak juga saya yakin tak trauma dengan dua hasil kekalahan di kandang dari tim Papua. Saya pribadi melihat Persiram tim bagus karena mereka bermain di ISL. Kami akan mewaspadai setiap serangan balik yang mereka bangun," ujarnya.
Sementara itu secara terpisah, Bambang Nurdiansyah, arsitek Persiram Raja Ampat mengakui keunggulan individu tuan rumah. Itulah sebabnya, Banur -sapaan akrab Bambang Nurdiansyah - berupaya meladeni kelebihan tuan rumah tersebut dengan bermain kolektif.
"Mitra Kukar, Persisam, Pelita Jaya, Persipura, Sriwijaya dan tim lain adalah tim besar di Indonesia. Sementara kami merupakan tim kecil. Untuk menghadapi tim seperti itu, saya mencoba meladeninya dengan kolektivitas anak-anak," katanya.
Menghadapi Mitra Kukar, Banur mengaku akan ada perubahan baik dari komposisi pemain mau pun skema permainan. "Saya lihat bagaimana kekuatan setiap lawan. Jadi pasti ada perubahan gaya permainan dan pemain yang saya turunkan," sambungnya.
Dikatakannya lagi, target utama Persiram di pertandingan sore ini adalah mencuri satu angka, sesuai dengan target tim sejak menginjakan kaki di Kaltim "Kalau bisa dapat satu angka bagus, tapi bisa dapat tiga angka jelas sangat kami syukuri. Kami berusaha keras untuk meraih hasil tersebut," pungkasnya.
Prakiraan Pemain
MITRA KUKAR (4-4-2): 21-Joice Sorongan; 2-Seiji Kaneko, 23-Hamka Hamzah, 13-Vikor Simon, 25-Isnan Ali; 19-Ahmad Bustomi, 7-Zulham Zamrun, 8-Nemanja Obric, 11-Fadil; 10-Jajang Mulyana, 17-Anindito
Pelatih: Sukardi Kardok
PERSIRAM (4-4-2): 33-Ari Kurniawan; 22-Sanun Al Qadri, 8-Kubai Qudian, 3-Steve Henambo, 89-Karoubaba; 88-David Uron, 7-Gidion Wai, 13-Anderson da Silva, 5-Boumsong, 99-You Woo Jik, 17-Elthon Maran
Pelatih: Bambang Nurdiansyah
Jelas bukan pertandingan mudah, karena tim tamu datang dengan ambisi mencuri angka kedua di Kaltim. (Siaran Langsung Antv pukul 16.30 Wita). Namun Mitra Kukar jelas sudah mempersiapkan diri dengan matang, apalagi mereka telah mempelajari permainan Persiram saat bertemu Persisam Putra.
"Kami sudah mempersiapkan semuanya sejak putaran pertama selesai. Pembenahan kami lakukan agar prestasi tim ini bisa lebih baik di kompetisi," terang Sukardi Kardok, karteker pelatih Mitra Kukar saat dikonfirmasi kemarin.
Kardok mengatakan, dirinya hanya meminta semua pemainnya bermain maksimal. Sebab jika semua kemampuan sudah diberikan dalam pertandingan, ia yakin hasilnya akan bagus.
"Yang penting main sesuai dengan apa yang diinginkan. Kalau anak-anak bermain bagus, saya percaya hasilnya akan bagus. Tapi saya tak mau bicara soal hasil pertandingan, kita lihat saja setelah wasit meniup peluit panjang," terangnya.
Selama persiapan, Kardok fokus pada pembenahan fisik, penyelesaian akhir dan koordinasi permainan. Masalah penyelesaian akhir jadi yang utama, karena di putaran kedua skuad Naga Mekes sudah tak lagi diperkuat Marcus Bent. Selain Bent, Mitra Kukar juga sudah memutus kontrak Pierre Njanka.
"Jelas ada perubahan tanpa kedua pemain tersebut. Tapi perubahannya tak terlalu signifikan," sambungnya.
Persiram sendiri bisa jadi momok bagi Mitra Kukar. Sebab setelah mengalahkan Periwa di laga pembuka laga kandang, Ahmad Bustomi dkk tak lagi bisa menang atas Persipura dan Persidafon Dafonsoro, dua tim Papua lain di kandang sendiri.
"Kami akan hapus mitos tersebut. Anak-anak juga saya yakin tak trauma dengan dua hasil kekalahan di kandang dari tim Papua. Saya pribadi melihat Persiram tim bagus karena mereka bermain di ISL. Kami akan mewaspadai setiap serangan balik yang mereka bangun," ujarnya.
Sementara itu secara terpisah, Bambang Nurdiansyah, arsitek Persiram Raja Ampat mengakui keunggulan individu tuan rumah. Itulah sebabnya, Banur -sapaan akrab Bambang Nurdiansyah - berupaya meladeni kelebihan tuan rumah tersebut dengan bermain kolektif.
"Mitra Kukar, Persisam, Pelita Jaya, Persipura, Sriwijaya dan tim lain adalah tim besar di Indonesia. Sementara kami merupakan tim kecil. Untuk menghadapi tim seperti itu, saya mencoba meladeninya dengan kolektivitas anak-anak," katanya.
Menghadapi Mitra Kukar, Banur mengaku akan ada perubahan baik dari komposisi pemain mau pun skema permainan. "Saya lihat bagaimana kekuatan setiap lawan. Jadi pasti ada perubahan gaya permainan dan pemain yang saya turunkan," sambungnya.
Dikatakannya lagi, target utama Persiram di pertandingan sore ini adalah mencuri satu angka, sesuai dengan target tim sejak menginjakan kaki di Kaltim "Kalau bisa dapat satu angka bagus, tapi bisa dapat tiga angka jelas sangat kami syukuri. Kami berusaha keras untuk meraih hasil tersebut," pungkasnya.
Prakiraan Pemain
MITRA KUKAR (4-4-2): 21-Joice Sorongan; 2-Seiji Kaneko, 23-Hamka Hamzah, 13-Vikor Simon, 25-Isnan Ali; 19-Ahmad Bustomi, 7-Zulham Zamrun, 8-Nemanja Obric, 11-Fadil; 10-Jajang Mulyana, 17-Anindito
Pelatih: Sukardi Kardok
PERSIRAM (4-4-2): 33-Ari Kurniawan; 22-Sanun Al Qadri, 8-Kubai Qudian, 3-Steve Henambo, 89-Karoubaba; 88-David Uron, 7-Gidion Wai, 13-Anderson da Silva, 5-Boumsong, 99-You Woo Jik, 17-Elthon Maran
Pelatih: Bambang Nurdiansyah
