
Kekalahan 2-1 yang dialami Arema Indonesia dari tuan rumah Persipura dalam lanjutan Kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Mandala Jayapura, Selasa (17/4) mengubur impian ‘Singo Edan’ untuk meraih poin dalam tuor Papua.
Meski kalah, namun pelatih Arema Indonesia, Joko Susilo mengaku puas dengan kinerja anak asuhnya saat menghadapi Persipura. Ia menilai, Herman Dzumafo dan kawan-kawan telah berjuang baik selama pertandingan berlangsung.
“Selamat untuk Persipura. Namun saya tetap bangga dengan pemain saya karena mereka telah menunjukkan bahwa mereka bukan pemain cengeng. Mereka telah berjuang baik,” kata Joko Susilo usai laga.
Ia juga enggan mengomentari kepemimpinan wasit dan dua gol penalti Persipura yang dicetak Alberto Goncalves pada menit ke-55 dan 73. Menurutnya, masa recovery yang kurang maksimal juga menjadi salah satu masalah bagi pemainnya.
“Kami sportif dan terimah kekalahan ini. Saya bertanggung jawab atas hasil kali ini. Jadi saya tidak mau membahasa soal wasit dan yang jelas kami dua kali kena penalti,” ujar Joko Susilo.
Asisten pelatih Persipura Mettu Duaramuri mengatakan, bersyukur timnya bisa meraih kemenangan, meski harus berjuang keras. Namun, dikatakannya, kemenangan Persipura bukanlah karena faktor bantuan wasit lewat dua gol penalti.
“Kami sudah bermain maskimal dan ini bukan karena bantuan wasit. Namun lawan juga memang bermain bagus. Mengenai keputusan wasit di lapangan itu mutlak dan penalti diberikan kepada kami karena kami berusaha di lapangan,” kata Mettu Duaramuri.
Namun diakuinya, secara permainan timnya kalah di lini tengah pada babak pertama. Victor Pae yang diplot jadi pemain gelandang tidak bisa bermain maksimal.
“Kami salah menempatkan pemain. Namun itu kami lakukan karena tidak ada stok pemain lagi. Namun dibabak kedua kami bisa bangkit,” tandas Mettu Duaramuri.
Meski kalah, namun pelatih Arema Indonesia, Joko Susilo mengaku puas dengan kinerja anak asuhnya saat menghadapi Persipura. Ia menilai, Herman Dzumafo dan kawan-kawan telah berjuang baik selama pertandingan berlangsung.
“Selamat untuk Persipura. Namun saya tetap bangga dengan pemain saya karena mereka telah menunjukkan bahwa mereka bukan pemain cengeng. Mereka telah berjuang baik,” kata Joko Susilo usai laga.
Ia juga enggan mengomentari kepemimpinan wasit dan dua gol penalti Persipura yang dicetak Alberto Goncalves pada menit ke-55 dan 73. Menurutnya, masa recovery yang kurang maksimal juga menjadi salah satu masalah bagi pemainnya.
“Kami sportif dan terimah kekalahan ini. Saya bertanggung jawab atas hasil kali ini. Jadi saya tidak mau membahasa soal wasit dan yang jelas kami dua kali kena penalti,” ujar Joko Susilo.
Asisten pelatih Persipura Mettu Duaramuri mengatakan, bersyukur timnya bisa meraih kemenangan, meski harus berjuang keras. Namun, dikatakannya, kemenangan Persipura bukanlah karena faktor bantuan wasit lewat dua gol penalti.
“Kami sudah bermain maskimal dan ini bukan karena bantuan wasit. Namun lawan juga memang bermain bagus. Mengenai keputusan wasit di lapangan itu mutlak dan penalti diberikan kepada kami karena kami berusaha di lapangan,” kata Mettu Duaramuri.
Namun diakuinya, secara permainan timnya kalah di lini tengah pada babak pertama. Victor Pae yang diplot jadi pemain gelandang tidak bisa bermain maksimal.
“Kami salah menempatkan pemain. Namun itu kami lakukan karena tidak ada stok pemain lagi. Namun dibabak kedua kami bisa bangkit,” tandas Mettu Duaramuri.
