
Satu target beda misi! Sarat kepentingan itulah yang bakal mewarnai rivalitas sengit Arema kontra Persiwa Wamena di Stadion Kanjuruhan sore nanti (Live ANTV 15.30 WIB). Tim tamu datang dengan konfidensi tinggi mampu memetik poin penuh di kandang singa. Persiwa mematok target kemenangan demi memuluskan ambisi menutup paro musim Indonesia Super League (ISL) 2011-2012 di podium tiga besar.
Modal berharga sudah dikantongi Boakay Eddy Foday dkk untuk mengakhiri rangkaian tur away Jatim dengan happy ending setelah sebelumnya tim berjuluk Badai Pegunungan sukses menahan imbang Persela Lamongan dengan skor akhir 2-2 pada laga di Stadion Surajaya, Sabtu (24/3) lalu.
Tambahan satu angka membuat tim asal Lembah Baliem tetap berpacu di jalur persaingan papan atas. Persiwa hanya tertinggal lima angka dari Sriwijaya FC yang memastikan tampil sebagai juara paro musim dengan koleksi 36 poin dan hanya berjarak empat angka dari Persipura Jayapura yang sore kemarin hanya mampu bermain imbang 0-0 saat menantang Persela.
Pelatih Persiwa, Gomes Oliveira berharap anak asuhnya mampu mengulang performa impresif seperti saat menghadapi Persela pada pertandingan sore ini. Tactician asal Brasil itu bahkan menyebut target tiga angka cukup realistis.
‘’Saya harap anak-anak bisa main maksimal untuk amankan poin seperti di Lamongan. Bahkan kalau bisa kali ini tiga poin. Melawan Persela kemarin kita bermain luar biasa, hampir tidak ada kekurangan. Para pemain tampil habis-habisan dan penuh semangat. Jadi sudah seharusnya lebih baik saat menghadapi Arema,’’ paparnya.
Optimisme senada juga dikoarkan Manajer Persiwa, Agus Santoso. Secara implisit, Agus menilai sudah saatnya Pieter Romaropen dkk memetik kemenangan setelah tampil gemilang di markas Laskar Joko Tingkir (julukan Persela).
‘’Kami menargetkan bisa mengamankan empat poin pada tur Jatim ini. Kemarin kita sudah mengambil satu poin dari Persela, jadi sekarang tinggal memburu sisa target tiga poin,’’ serunya kemarin.
Menilik rekor home klub berlogo kepala singa sepanjang putaran pertama musim ini, tak salah bila tim tamu cukup percaya diri. Dari delapan klub yang sudah bertandang ke Stadion Kanjuruhan, hanya PSMS Medan dan PSPS Pekanbaru saja yang gagal mencuri poin. Dua tim asal Sumatera itu harus pulang dengan tangan hampa setelah dipaksa bertekuk lutut di hadapan publik tuan rumah. Selebihnya, enam tim lain berhasil membawa oleh-oleh poin dari Bumi Arema. Tiga diantaranya bahkan berhasil mempecundangi Singo Edan di kandangnya sendiri, yaitu Persela Lamongaan, Sriwijaya FC dan terakhir Persipura Jayapura.
Namun bila mengacu rekor pertemuan kedua tim, Persiwa belum layak membusungkan dada. Setidaknya dari head to head lima pertemuan terakhirnya dengan Arema, Tim Badai Pegunungan baru sekali menang atas Singo Edan. Tepatnya saat Persiwa menjamu Arema di Stadion Pendidikan Wamena, 11 Maret 2011.
Pada laga putaran kedua ISL musim lalu tersebut, Erick Weeks Lewis dkk hanya menang dengan skor tipis 1-0. Selebihnya, klub berlogo kepala singa tampil dominan di empat laga sebelumnya.
Spirit itulah yang menjadi pelecut motivasi Singo Edan untuk mampu menerkam tamu terakhirnya di putaran pertama musim ini. Pasalnya, klub berlogo kepala singa membutuhkan asupan poin sempurna guna beranjak dari posisi juru kunci klasemen sementara. Kemenangan Persiram Raja Ampat atas Mitra Kukar Tenggarong, Selasa (27/3) lalu membuat Arema yang baru mengumpulkan 11 poin harus rela disalip oleh Persiram yang sebelumnya berada di dasar klasemen.
Sudah bukan saatnya pula Arema meratapi kekalahan menyakitkan dari Persipura pekan lalu. Manajer Arema, Sunavip Ra Indrata menyebut target poin penuh sebagai harga mati yang tak bisa ditawar lagi.
‘’Hanya satu target, menang! Kami ingin mengakhiri putaran pertama dengan hasil positif sebagai modal untuk melakukan start yang lebih baik di putaran kedua nanti,’’ tandasnya.
Tekad tersebut diamini head coach Arema, Joko ‘Gethuk’ Susilo. Pelatih berusia 41 tahun itu mengaku sudah jengah dengan ‘kepongahan’ tim-tim tamu yang melawat ke markas skuad besutannya.
‘’Dengan kondisi tim kami yang seperti sekarang, tim-tim tamu selalu datang ke Malang dengan penuh percaya diri. Mereka optimis mampu dengan mudah mencuri poin di kandang Arema. Saya harap sesumbar tim lawan mampu melecut para pemain agar menampilkan permainan terbaiknya demi Aremania. Bagaimanapun kita akan buktikan di lapangan,’’ serunya usai memimpin latihan tim di Stadion Kanjuruhan sore kemarin.
Menurut Gethuk, tim asuhannya sejatinya sudah memiliki modal untuk memenangkan pertandingan. ‘’Secara permainan, sebetulnya kita sudah mampu mengimbangi lawan. Kita selalu gagal karena ada kesalahan-kesalahan yang seharusnya tak perlu terjadi. Semoga masalah tersebut tak terulang di pertandingan nanti. Kami akan fight melawan Persiwa. Kuncinya penuh konsentrasi dan tetap mampu mengontrol diri,’’ bebernya .
Pada bentrok sore ini, Singo Edan dipastikan bisa menampilkan kekuatan terbaik seiring kembalinya defender senior yang juga wakil kapten, Seme Pierre Patrick yang sebelumnya absen saat big match kontra Persipura.
Tuan rumah hanya minus Boy Jati Asmara karena harus menjalani skorsing akumulasi kartu kuning. Sementara tim tamu sudah bisa memainkan O.K Jhon namun terancam tidak bisa menurunkan gelandang andalan, Erick Weeks Lewis karena berkutat dengan cedera hamstring. (tom)
Modal berharga sudah dikantongi Boakay Eddy Foday dkk untuk mengakhiri rangkaian tur away Jatim dengan happy ending setelah sebelumnya tim berjuluk Badai Pegunungan sukses menahan imbang Persela Lamongan dengan skor akhir 2-2 pada laga di Stadion Surajaya, Sabtu (24/3) lalu.
Tambahan satu angka membuat tim asal Lembah Baliem tetap berpacu di jalur persaingan papan atas. Persiwa hanya tertinggal lima angka dari Sriwijaya FC yang memastikan tampil sebagai juara paro musim dengan koleksi 36 poin dan hanya berjarak empat angka dari Persipura Jayapura yang sore kemarin hanya mampu bermain imbang 0-0 saat menantang Persela.
Pelatih Persiwa, Gomes Oliveira berharap anak asuhnya mampu mengulang performa impresif seperti saat menghadapi Persela pada pertandingan sore ini. Tactician asal Brasil itu bahkan menyebut target tiga angka cukup realistis.
‘’Saya harap anak-anak bisa main maksimal untuk amankan poin seperti di Lamongan. Bahkan kalau bisa kali ini tiga poin. Melawan Persela kemarin kita bermain luar biasa, hampir tidak ada kekurangan. Para pemain tampil habis-habisan dan penuh semangat. Jadi sudah seharusnya lebih baik saat menghadapi Arema,’’ paparnya.
Optimisme senada juga dikoarkan Manajer Persiwa, Agus Santoso. Secara implisit, Agus menilai sudah saatnya Pieter Romaropen dkk memetik kemenangan setelah tampil gemilang di markas Laskar Joko Tingkir (julukan Persela).
‘’Kami menargetkan bisa mengamankan empat poin pada tur Jatim ini. Kemarin kita sudah mengambil satu poin dari Persela, jadi sekarang tinggal memburu sisa target tiga poin,’’ serunya kemarin.
Menilik rekor home klub berlogo kepala singa sepanjang putaran pertama musim ini, tak salah bila tim tamu cukup percaya diri. Dari delapan klub yang sudah bertandang ke Stadion Kanjuruhan, hanya PSMS Medan dan PSPS Pekanbaru saja yang gagal mencuri poin. Dua tim asal Sumatera itu harus pulang dengan tangan hampa setelah dipaksa bertekuk lutut di hadapan publik tuan rumah. Selebihnya, enam tim lain berhasil membawa oleh-oleh poin dari Bumi Arema. Tiga diantaranya bahkan berhasil mempecundangi Singo Edan di kandangnya sendiri, yaitu Persela Lamongaan, Sriwijaya FC dan terakhir Persipura Jayapura.
Namun bila mengacu rekor pertemuan kedua tim, Persiwa belum layak membusungkan dada. Setidaknya dari head to head lima pertemuan terakhirnya dengan Arema, Tim Badai Pegunungan baru sekali menang atas Singo Edan. Tepatnya saat Persiwa menjamu Arema di Stadion Pendidikan Wamena, 11 Maret 2011.
Pada laga putaran kedua ISL musim lalu tersebut, Erick Weeks Lewis dkk hanya menang dengan skor tipis 1-0. Selebihnya, klub berlogo kepala singa tampil dominan di empat laga sebelumnya.
Spirit itulah yang menjadi pelecut motivasi Singo Edan untuk mampu menerkam tamu terakhirnya di putaran pertama musim ini. Pasalnya, klub berlogo kepala singa membutuhkan asupan poin sempurna guna beranjak dari posisi juru kunci klasemen sementara. Kemenangan Persiram Raja Ampat atas Mitra Kukar Tenggarong, Selasa (27/3) lalu membuat Arema yang baru mengumpulkan 11 poin harus rela disalip oleh Persiram yang sebelumnya berada di dasar klasemen.
Sudah bukan saatnya pula Arema meratapi kekalahan menyakitkan dari Persipura pekan lalu. Manajer Arema, Sunavip Ra Indrata menyebut target poin penuh sebagai harga mati yang tak bisa ditawar lagi.
‘’Hanya satu target, menang! Kami ingin mengakhiri putaran pertama dengan hasil positif sebagai modal untuk melakukan start yang lebih baik di putaran kedua nanti,’’ tandasnya.
Tekad tersebut diamini head coach Arema, Joko ‘Gethuk’ Susilo. Pelatih berusia 41 tahun itu mengaku sudah jengah dengan ‘kepongahan’ tim-tim tamu yang melawat ke markas skuad besutannya.
‘’Dengan kondisi tim kami yang seperti sekarang, tim-tim tamu selalu datang ke Malang dengan penuh percaya diri. Mereka optimis mampu dengan mudah mencuri poin di kandang Arema. Saya harap sesumbar tim lawan mampu melecut para pemain agar menampilkan permainan terbaiknya demi Aremania. Bagaimanapun kita akan buktikan di lapangan,’’ serunya usai memimpin latihan tim di Stadion Kanjuruhan sore kemarin.
Menurut Gethuk, tim asuhannya sejatinya sudah memiliki modal untuk memenangkan pertandingan. ‘’Secara permainan, sebetulnya kita sudah mampu mengimbangi lawan. Kita selalu gagal karena ada kesalahan-kesalahan yang seharusnya tak perlu terjadi. Semoga masalah tersebut tak terulang di pertandingan nanti. Kami akan fight melawan Persiwa. Kuncinya penuh konsentrasi dan tetap mampu mengontrol diri,’’ bebernya .
Pada bentrok sore ini, Singo Edan dipastikan bisa menampilkan kekuatan terbaik seiring kembalinya defender senior yang juga wakil kapten, Seme Pierre Patrick yang sebelumnya absen saat big match kontra Persipura.
Tuan rumah hanya minus Boy Jati Asmara karena harus menjalani skorsing akumulasi kartu kuning. Sementara tim tamu sudah bisa memainkan O.K Jhon namun terancam tidak bisa menurunkan gelandang andalan, Erick Weeks Lewis karena berkutat dengan cedera hamstring. (tom)
