
Dewa laut persiram raja amapat akhirnya menuai kemenangan perdana mereka di pentas liga super. Bertarung di kolam lumpur lebak bulus , mereka benamkan udang lobster deltras dalam pekatnya lumpur . meyakinkan 3-1 !!.
Sejak laga baru berjalan menit 9, Persiram sudah melakukan tekanan lewat tendangan Jeon Sung-Ha. Sayang, tendangan kerasnya masih mampu ditepis oleh kiper Deltras, Wawan Hendrawan.
Memasuki menit 19, giliran Gideon V. Way melakukan tembakan dari luar kotak penalti. Lagi-lagi tendangannya masih bisa diantisipasi oleh Wawan.
Sementara Deltras yang mengandalkan duet striker Sean Rooney dan Amos Marah Kicmeet belum mampu membahayakan gawang Persiram yang dikawal oleh kiper Wempy Obure. Peluang Amos pada menit 36 lewat tendangannya masih lemah bagi Wempy.
Justru Persiram memasuki menit 39 mampu unggul 1-0 lewat titik putih. Wasit memberikan hadiah penalti kepada Persiram karena Juan Revi melakukan handball di dalam kotak penalti saat mengantisipasi tendangan Octavianus. Dan, Jean Boumsong yang menjadi algojo sukse menjalankan tugasnya.
Sebelum turun minum, Persiram berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 setelah Aliazer Maran mencetak gol dengan mengecoh kiper Wawan. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Menyerang sejak babak pertama usai, Deltras berhasil memperkecil kedudukan di menit ke-50 lewat kaki Fakhrudin. Menerima umpan lambung Sean Rooney, Fakhrudin yang berdiri bebas mudah saja menjebol gawang Persiram yang dijaga kiper Persiram, Wempi Obure. Skor sementara 2-1 untuk Persiram.
Setelah gol Fakhrudin, Persiram semakin tiga kali membuat kiper Deltras, Wawan Hendrawan jatuh bagun. Sayang peluang yang diraih Nasution Karoubaba atau Jean Paul Boumsong belum membuahkan hasil. Pada menit ke-55, Tomoyuki Sakai tinggal berhadapan tendangan gawang setelah berhasil mengecoh Wawan. Sayang tendangannya membentur mistar gawang.
Untuk menambah daya serang, Deltras memainkan striker muda Qischil Gandrum menggantikan gelandang Shin Hyun Joon. Masuk medio babak kedua ini, kedua tim saling jual beli serangan. Namun hingga menit ke-65, skor belum bergeming. Meski secara permainan, Persiram unggul dalam penguasaan bola dan serangan.
Pada menit ke-75, Gideon V Way memberikan umpan matang ke Boumsong yang berdiri bebas di depan gawang. Sayang tendangan first timenya masih melambung di atas mistar gawang. Tiga menit setelahnya, giliran Fakhrudin melepaskan tendangan lambung. Tapi bola masih berada di atas mistar gawang. Di menit ke-81, pemain baru, Qischil memberikan umpan trobosan ke Amos Marah. Tapi bisa digagalkan pemain belakang Persiram.
Mamasuki menit akhir babak kedua, Deltras terus berusaha mengurung pertahanan Persiram. Tapi gawang Mereka kembali bergetar di menit ke-89 lewat Boumsong. Menerima umpan Elthon, Boumsong berhasil mengecoh dua bek sebelum akhirnya menjebol gawang Wawan. Skor 3-2 bertahan hingga wasit Khusni dari Samarinda meniup pluit panjang.
Sejak laga baru berjalan menit 9, Persiram sudah melakukan tekanan lewat tendangan Jeon Sung-Ha. Sayang, tendangan kerasnya masih mampu ditepis oleh kiper Deltras, Wawan Hendrawan.
Memasuki menit 19, giliran Gideon V. Way melakukan tembakan dari luar kotak penalti. Lagi-lagi tendangannya masih bisa diantisipasi oleh Wawan.
Sementara Deltras yang mengandalkan duet striker Sean Rooney dan Amos Marah Kicmeet belum mampu membahayakan gawang Persiram yang dikawal oleh kiper Wempy Obure. Peluang Amos pada menit 36 lewat tendangannya masih lemah bagi Wempy.
Justru Persiram memasuki menit 39 mampu unggul 1-0 lewat titik putih. Wasit memberikan hadiah penalti kepada Persiram karena Juan Revi melakukan handball di dalam kotak penalti saat mengantisipasi tendangan Octavianus. Dan, Jean Boumsong yang menjadi algojo sukse menjalankan tugasnya.
Sebelum turun minum, Persiram berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 setelah Aliazer Maran mencetak gol dengan mengecoh kiper Wawan. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Menyerang sejak babak pertama usai, Deltras berhasil memperkecil kedudukan di menit ke-50 lewat kaki Fakhrudin. Menerima umpan lambung Sean Rooney, Fakhrudin yang berdiri bebas mudah saja menjebol gawang Persiram yang dijaga kiper Persiram, Wempi Obure. Skor sementara 2-1 untuk Persiram.
Setelah gol Fakhrudin, Persiram semakin tiga kali membuat kiper Deltras, Wawan Hendrawan jatuh bagun. Sayang peluang yang diraih Nasution Karoubaba atau Jean Paul Boumsong belum membuahkan hasil. Pada menit ke-55, Tomoyuki Sakai tinggal berhadapan tendangan gawang setelah berhasil mengecoh Wawan. Sayang tendangannya membentur mistar gawang.
Untuk menambah daya serang, Deltras memainkan striker muda Qischil Gandrum menggantikan gelandang Shin Hyun Joon. Masuk medio babak kedua ini, kedua tim saling jual beli serangan. Namun hingga menit ke-65, skor belum bergeming. Meski secara permainan, Persiram unggul dalam penguasaan bola dan serangan.
Pada menit ke-75, Gideon V Way memberikan umpan matang ke Boumsong yang berdiri bebas di depan gawang. Sayang tendangan first timenya masih melambung di atas mistar gawang. Tiga menit setelahnya, giliran Fakhrudin melepaskan tendangan lambung. Tapi bola masih berada di atas mistar gawang. Di menit ke-81, pemain baru, Qischil memberikan umpan trobosan ke Amos Marah. Tapi bisa digagalkan pemain belakang Persiram.
Mamasuki menit akhir babak kedua, Deltras terus berusaha mengurung pertahanan Persiram. Tapi gawang Mereka kembali bergetar di menit ke-89 lewat Boumsong. Menerima umpan Elthon, Boumsong berhasil mengecoh dua bek sebelum akhirnya menjebol gawang Wawan. Skor 3-2 bertahan hingga wasit Khusni dari Samarinda meniup pluit panjang.
