
MITRA Kukar datang ke Samarinda dalam kondisi sangat timpang. Absennya tiga pemain depan mereka, Saktiawan Sinaga, Anindito Wahyu Eminarno serta Marcus Bent, membuat arsitek tim Simon McMenemy terus memikirkan siapa tandem Jajang Mulyana, satu-satunya striker murni milik Naga Mekes. Kepada wartawan kemarin sore usai sesi coba lapangan, Simon tak mau mengungkapkan taktik dan strategi yang akan diterapkannya, seiiring absennya 3 striker tersebut. "Saya tak bisa katakan sekarang. Lihat saja besok pola apa yang saya pakai," terangnya.
Selama ini MeMenemy selalu menduetkan Marcus Bent dengan Jajang Mulyana. Namun Bent tengah dibekap cedera hamstring. Dalam latihan kemarin, Bent menjalani latihan ringan sendiri. Mitra tak hanya kehilangan tiga striker sekaligus, Lee San Ming, gelandang serang asal Korea Selatan juga dipastikan absen. Bahkan Lee sama sekali tak terlihat bersama rekannya.
Menurut informasi diperoleh Sapos, Lee tengah menjalani terapi atas cederanya di hotel. McMenemy yakin timnya akan memberikan hasil positif pada laga ini. Bahkan ia menyatakan tak gentar dengan banyaknya suporter tuan rumah yang biasa memberikan tekanan pada tim lawan. "Kami sudah terbiasa bermain dalam tekanan dan kami tak takut. Kami bermain di Medan dan Pekanbaru di bawah tekanan lawan.
Di Medan kami bisa mengatasinya. Di Pekanbaru pun begitu meski hasilnya tak memuaskan. Di Indonesia sepak bola penuh dengan tekanan, mulai dari perjalanan sampai di pertandingan. Tetapi kami akan melawan semuanya, sebab itu salah satu cara untuk menjadi juara," tegasnya. Soal Persisam Putra, McMenemy mengatakan kalau ia mewaspadai kebangkitan tim besutan Daniel Roekito tersebut. Kekalahan atas Persela ujarnya akan melecut semangat semua pemain tuan rumah untuk memenangkan pertandingan.
"Materi pemain meteka juga sangat bagus. Saya kenal Cristian Gonzales, karena saya Filipina," terangnya. McMenemy seperti diketahui adalah mantan pelatih Timnas Filipina, yang dikalahkan Indonesia di babak semifinal Piala AFF 2010 silam. Dua kali Filipina dikalahkan Indonesia dengan skor 1-0. Dan sosok yang menjungkalkan skuad McMenemy adalah Cristian Gonzales.(upi/kpnn)
Selama ini MeMenemy selalu menduetkan Marcus Bent dengan Jajang Mulyana. Namun Bent tengah dibekap cedera hamstring. Dalam latihan kemarin, Bent menjalani latihan ringan sendiri. Mitra tak hanya kehilangan tiga striker sekaligus, Lee San Ming, gelandang serang asal Korea Selatan juga dipastikan absen. Bahkan Lee sama sekali tak terlihat bersama rekannya.
Menurut informasi diperoleh Sapos, Lee tengah menjalani terapi atas cederanya di hotel. McMenemy yakin timnya akan memberikan hasil positif pada laga ini. Bahkan ia menyatakan tak gentar dengan banyaknya suporter tuan rumah yang biasa memberikan tekanan pada tim lawan. "Kami sudah terbiasa bermain dalam tekanan dan kami tak takut. Kami bermain di Medan dan Pekanbaru di bawah tekanan lawan.
Di Medan kami bisa mengatasinya. Di Pekanbaru pun begitu meski hasilnya tak memuaskan. Di Indonesia sepak bola penuh dengan tekanan, mulai dari perjalanan sampai di pertandingan. Tetapi kami akan melawan semuanya, sebab itu salah satu cara untuk menjadi juara," tegasnya. Soal Persisam Putra, McMenemy mengatakan kalau ia mewaspadai kebangkitan tim besutan Daniel Roekito tersebut. Kekalahan atas Persela ujarnya akan melecut semangat semua pemain tuan rumah untuk memenangkan pertandingan.
"Materi pemain meteka juga sangat bagus. Saya kenal Cristian Gonzales, karena saya Filipina," terangnya. McMenemy seperti diketahui adalah mantan pelatih Timnas Filipina, yang dikalahkan Indonesia di babak semifinal Piala AFF 2010 silam. Dua kali Filipina dikalahkan Indonesia dengan skor 1-0. Dan sosok yang menjungkalkan skuad McMenemy adalah Cristian Gonzales.(upi/kpnn)
