
PERSELA Lamongan tak akan merasakan dukungan suporter mereka di Samarinda, seperti yang mereka dapatkan kala bermain di Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang 3 hari lalu. Pasalnya Pusamania sampai kemarin siang, tidak menerima konfirmasi kehadiran La Mania, kelompok suporter Persela untuk datang memberikan dukungan kepada timnya.
Sekjen Pusamania Abdul Somad Fauzan kepada harian ini mengatakan, Pusamania siap menerima kedatangan LA Mania asalkan mereka melakukan koordinasi terlebih dahulu.
"Yang kami tahu hanya ada 3 suporter resmi LA Mania yang datang ke Samarinda. Mereka dari Koordinator Wilayah (Korwil) Babat di Lamongan yang dipimpin Bony," terang Fauzan.
Fauzan mengatakan, Aremania, suporter Arema Indonesia yang mendukung timnya beberapa hari lalu di Stadion Segiri, merupakan suporter yang datang langsung dari Malang. Makanya kesempatan memberikan dukungan kepada timnya diberikan di Samarinda, tepatnya di tribun VIP bagian barat.
"Kita akan sangat terbuka menerima suporter lawan di Samarinda. Tetapi itu pun dengan catatan, yaitu mereka datang langsung dari daerah asalnya, bukan suporter asal Samarinda yang mendukung tim lain," tambah Fauzan.
Di Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang, ratusan LA Mania hadir untuk memberikan dukungan kepada Persela saat dikalahkan Mitra Kukar. Hal tersebut kata Fauzan tak bisa dilakukan di Samarinda, karena jarak antar suporter tak dibatasi dengan pembatas, terutama di tribun ekonomi.
"Kita hanya menjaga hal-hal yang tak diinginkan terjadi di Samarinda. Artinya kalau terjadi gesekan antar suporter, jelas sangat sulit dibendung karena jumlah Pusamania mencapai ribuan. Makanya daripada terjadi sesuatu yang tak diinginkan, lebih baik kami tidak memberikan tempat kepada suporter Lamongan yang tinggal di Samarinda, kecuali mereka datang langsung dari daerah asalnya," papar Fauzan.
Musim ini selama pertandingan di kandang, Pusamania baru kedatangan 2 kelompook suporter resmi dari daerah asal mereka, yaiti Viking, suporter Persib Bandung dan Aremania. (upi.sapos)
Sekjen Pusamania Abdul Somad Fauzan kepada harian ini mengatakan, Pusamania siap menerima kedatangan LA Mania asalkan mereka melakukan koordinasi terlebih dahulu.
"Yang kami tahu hanya ada 3 suporter resmi LA Mania yang datang ke Samarinda. Mereka dari Koordinator Wilayah (Korwil) Babat di Lamongan yang dipimpin Bony," terang Fauzan.
Fauzan mengatakan, Aremania, suporter Arema Indonesia yang mendukung timnya beberapa hari lalu di Stadion Segiri, merupakan suporter yang datang langsung dari Malang. Makanya kesempatan memberikan dukungan kepada timnya diberikan di Samarinda, tepatnya di tribun VIP bagian barat.
"Kita akan sangat terbuka menerima suporter lawan di Samarinda. Tetapi itu pun dengan catatan, yaitu mereka datang langsung dari daerah asalnya, bukan suporter asal Samarinda yang mendukung tim lain," tambah Fauzan.
Di Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang, ratusan LA Mania hadir untuk memberikan dukungan kepada Persela saat dikalahkan Mitra Kukar. Hal tersebut kata Fauzan tak bisa dilakukan di Samarinda, karena jarak antar suporter tak dibatasi dengan pembatas, terutama di tribun ekonomi.
"Kita hanya menjaga hal-hal yang tak diinginkan terjadi di Samarinda. Artinya kalau terjadi gesekan antar suporter, jelas sangat sulit dibendung karena jumlah Pusamania mencapai ribuan. Makanya daripada terjadi sesuatu yang tak diinginkan, lebih baik kami tidak memberikan tempat kepada suporter Lamongan yang tinggal di Samarinda, kecuali mereka datang langsung dari daerah asalnya," papar Fauzan.
Musim ini selama pertandingan di kandang, Pusamania baru kedatangan 2 kelompook suporter resmi dari daerah asal mereka, yaiti Viking, suporter Persib Bandung dan Aremania. (upi.sapos)
