Diantar oleh salah satu anggota Komite Eksekutif PSSI, Erwin Dwi Budiawan, yang masuk dalam empat anggota Komite Eksekutif yang dianggap mbalelo, 452 berkas itu gagal diserahkan ke Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin atau Sekretaris Jenderal Tri Goestoro, pasalnya keduanya tidak berada di tempat.
Ditemani oleh puluhan orang yang mengenakan kaos Jawa Timur Pro Statuta, KPSI yang mempercayakan penyerahan surat berkas itu kepada Johar Lin Eng, yang juga Sekretaris Umum Pengprov PSSI Jateng, akhirnya 452 berkas surat pernyataan permintaan KLB itu gagal diserahkan.
“Karena Ketua Umum dan Sekjen tidak ada, maka surat pernyataan ini akan kami bawa pulang dan besok kami akan kembali untuk menyerahkan surat pernyataan ini,” ujar Johar Lin Eng kepada wartawan.
Sementara itu, ketika ditanya siapakah yang akan mereka calonkan dalam KLB nanti, Johar menegaskan, pihaknya tidak memiliki calon.
“Terserah siapa saja, mau George Toisutta atau Arifin Panigoro sekalian, kami tak masalah, asalkan amanah itu tetap dijaga, bukan kayak Djohar, tapi bukan Johar yang ini ya (sambil menunjuk dirinya sendiri),” papar Johar.[lur.arenaku]
