
Kedua tim menurunkan pemain terbaiknya. Pelita Jaya memasang duet Greg Nwokolo dan Safee Sali di lini depan, sementara Egi Melgiansyah menjadi motor serangan di lini tengah. Pemain kelahiran Nigeria yang baru saja menjadi WNI, Victor Igbonefo, mengomando pertahanan di lini belakang.
Sementara itu, Sriwijaya memasang Keith Kayamba Gums, Firman Utina hingga Ferry Rotinsulu.
Sriwijaya langsung unggul saat pertandingan belum genap semenit. Terobosan Firman Utina ke dalam kotak penalti dikonversi menjadi gol lewat tendangan langsung Kayamba. Sriwijaya unggul 1-0.
Pelita hampir menyamakan kedudukan saat Greg Nwokolo menampilkan aksi individu melewati dua pemain lawan. Namun bola berhasil dihalau Nova sebelum Greg sempat melepaskan tendangan.
Tuan rumah tak mampu mengimbangi lini tengah lawan, membuat Sriwijaya leluasa mengatur serangan. Hasilnya, Siswanto mencetak gol pada menit ke-20 dari dalam kotak penalti. Ia berdiri tak terkawal saat melepaskan tendangan, memanfaatkan umpan Firman.
Memasuki lima menit terakhir, lini belakang Pelita Jaya yang dikawal Victor Igbonefo terlihat kocar-kacir. Dua kali pemain Sriwijaya tak terkawal di kotak penalti Pelita, beruntung baik Firman maupun Lim gagal memanfaatkan peluang tersebut.
Victor akhirnya memperkecil ketinggalan Pelita atas tamunya, Sriwijaya FC, setelah sundulannya menyambut sepak pojok Dedy bersarang di gawang Ferry Rotinsulu pada menit ke-45+1. Kedudukan -12 untuk Sriwijaya bertahan hingga turun minum.
Pelita Jaya menaikkan tempo permainan di babak kedua. Peluang didapat Greg Nwokolo beberapa menit setelah kick off, namun berhasil dihalau bek lawan.
Sriwijaya mendapat dua tendangan penalti dalam tempo lima menit. Engel Berd Sanni melancarkan tekel kepada Kayamba dari belakang di dalam kotak penalti, membuat wasit tak punya pilihan selain memberikan kartu kuning dan tendangan penalti pada menit ke-57.
Beruntung bagi Pelita memiliki kiper Sahar Ginanjar. Kiper berusia 19 tahun tersebut berhasil menebak dengan tepat arah bola tendangan Ponaryo Astaman dan menahannya.
Lima menit kemudian, giliran tekel Ruben Sanadi membuat Firman terkapar di dalam area terlarang. Kali ini tendangan Kayamba menerpa mistar dan keluar lapangan.
Gol ‘Laskar Wong Kito’ baru bertambah pada menit ke-65. Firman melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti sebelum memberikan umpan silang datar, yang dikonversi menjadi gol oleh Kayamba. Sriwijaya unggul semakin jauh, 3-1.
Penyerang Pelita Safee Sali menunjukkan kualitas individunya pada menit ke-71. Bomber timnas Malaysia itu melakukan penetrasi dari sayap kanan ke dalam kotak penalti, namun tendangannya masih bisa ditepis Ferry. Sontekan Dedi Kusnandar menyambut bola muntah masih terlalu lemah, mudah dijinakkan kembali oleh Ferry.
Kedua tim terus bertukar serangan, namun hingga wasit mengakhiri laga, kedudukan 1-3 untuk Sriwijaya tak berubah.
Susunan Pemain
Pelita Jaya: Sahar Ginanjar; Victor Igbonefo, Edi Hafid, Erik Setiawan, Ruben Sanadi; Egi Melgiansyah, Dedi Kusnandar, Engel Berd Sanni, Joko Sasongko; Safee Sali, Greg Nwokolo.
Sriwijaya FC: Ferry Rotinsulu; Thierry Gathuessi, Nova Arianto, Supardi Nasir, Mahyadi Panggabean; Lim Jung Sik, Ponaryo Astaman, Firman Utina; Siswanto, M Ridwan, Keith Kayamba Gums.
inilah
